Share

Cara Menghitung Gaji Pembantu Rumah Tangga, Pulang atau Menetap Jadi Pertimbangan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 622 2597415 cara-menghitung-gaji-pembantu-rumah-tangga-pulang-atau-menetap-jadi-pertimbangan-KMNPQXNDCE.jpg Gaji Pembantu (Foto:Shutterstock)

JAKARTA - Terdapat cara menghitung gaji pembantu rumah tangga, agar keuangan tidak tekor. Saat ini gaji pembantu rumah tangga tahun 2022 di sejumlah wilayah Indonesia. Adapun gaji pembantu rumah tangga berbeda-beda.

Hal ini disesuaikan dengan beban kerja, sistem kerja, pengalaman, hingga tempat penyalur asisten rumah tangga. Sebagaimana diketahui, pembantu rumah tangga merupakan orang yang mengerjakan segala pekerjaan rumah tangga.

Berikut 2 cara menghitung gaji pembantu rumah tangga yang bisa dicoba:

1. Sesuai dengan penghasilan keuangan

Membayar gaji pembantu rumah tangga harus dilihat dari kondisi keuangan Anda. Contohnya, pendapatan bulanan alias gaji kerap habis sebelum waktunya jika tidak dialokasikan dengan benar.

Hal ini yang memicu seseorang untuk berutang akibat penghasilannya tidak cukup.

Sebetulnya tidak ada pakem khusus mengenai bagaimana hitungan yang tepat untuk membagi-bagi uang gaji, agar bisa memenuhi kebutuhan. Maksimal perhitungan gaji pembantu rumah tangga adalah ¼ gaji dan penghasilan keluarga. Jadi kamu harus menyiapkan ¼ dari gaji kamu perbulannya. 

2. Berdasarkan pulang pergi atau menetap

Ada dua tipe pembantu rumah tangga yakni asisten yang menetap dirumah dan juga ada yang pulang pergi. Kedua tipe ini memiliki gaji yang berbeda-beda.

Seperti contoh asisten rumah tangga yang kerja dar pagi – sore hari dengan jobdesk lengkap sampai dengan merapat anak biasanya kisaran antara Rp 750 ribu sampai Rp 2 juta sudah termasuk transport.  

Sedangkan, rata rata besaran gaji pembantu menginap dirumah adalah Rp 1,5 juta sampai dengan Rp 2,5 juta tergantung dengan lokasi dan kesepakatan bersama.

Nah berikut cara menghitung gaji pembantu rumah tangga berdasarkan upah di beberapa daerah: 

- DKI Jakarta: Rp2.300.000 – Rp2.500.000.

- Jawa Barat: Rp1.800.000 – Rp2.300.000.

- Jawa Tengah: Rp2.000.000 – Rp2.500.000.

- Jawa Timur Rp1.800.000 – Rp2.500.000.

- Sumatera Utara: Rp1.800.000 – Rp2.200.000 

- Sumatera Barat: Rp2.000.000 – Rp2.200.000.

- Sumatera Selatan: Rp2.000.000.

- Bali: Rp2.000.000 – Rp2.300.000.

- Lombok: Rp2.000.000.

- Banten: Rp1.800.000 – Rp3.200.000.

- Kepulauan Riau: Rp2.000.000 – Rp2.300.000.

- Riau: Rp1.800.000 – Rp2.200.000.

- Jambi: Rp2.000.000. (RIN)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini