Share

Harga Emas Menguat Tipis, Investor Bersiap dengan Langkah Agresif The Fed

Antara, Jurnalis · Sabtu 21 Mei 2022 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 21 320 2597775 harga-emas-menguat-tipis-investor-bersiap-dengan-langkah-agresif-the-fed-uDxUEF59AJ.jpg Harga Emas Naik Hari Ini. (Foto: Okezone.com/Freepik)

CHICAGO - Harga emas menguat tipis di akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Hal ini memperpanjang kenaikan dari sesi sebelumnya, di mana indeks utama pasar saham AS melemah menyusul ekspektasi kebijakan moneter yang lebih agresif oleh Federal Reserve.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak USD0,9 atau 0,05% menjadi USD1.842,10 per ounce. Emas menyelesaikan minggu ini dengan 1,8% lebih tinggi atau mengakhiri penurunan empat minggu yang merupakan penurunan mingguan terpanjang sejak 17 Agustus 2018.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp12.000 Dibanderol Rp985.000/Gram

Penurunan pasar saham sebagian besar terlihat sebagai akibat dari langkah agresif Federal Reserve AS untuk mengendalikan inflasi. Meningkatkan suku bunga membuat lebih mahal bagi para pelaku usaha untuk meminjam uang dan memperluas bisnisnya.

"Paruh kedua minggu ini baik untuk emas karena kegelisahan di pasar keuangan telah sedikit bergeser dari laju pengetatan moneter ke risiko resesi," kata Analis Perdagangan OANDA, Craig Erlam, dikutip dari Antara, Sabtu (21/5/2022).

Baca Juga: Emas Ambil Peluang di Tengah Pelemahan Dolar AS

"Jadi daripada imbal hasil yang lebih tinggi dan dolar yang lebih kuat membebani logam kuning, kami telah melihat investor mengalir ke tempat yang aman yang telah sedikit menurunkan imbal hasil dan mengangkat emas," katanya.

Namun, dia mengatakan sulit untuk membuat prediksi apakah emas dapat memperpanjang rebound saat ini berdasarkan ekspektasi bahwa kenaikan Fed mendatang telah diperhitungkan.

Emas sedang menguji resistensi pada rata-rata pergerakan 200-hari di dekat USD1.837 per ounce. Jika emas bergerak secara meyakinkan di atas rata-rata pergerakan 200 hari, relinya dapat bertahan menuju kisaran 1.880 dolar AS hingga 1.900 dolar AS.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 23,4 sen atau 1,07% menjadi USD21,674 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun USD12,6 atau 1,32% menjadi USD941,1 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini