Share

4 Fakta Karyawan Unilever di PHK, Perusahaan Ungkap Kebenarannya

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Minggu 22 Mei 2022 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 21 320 2597786 4-fakta-karyawan-unilever-di-phk-perusahaan-ungkap-kebenarannya-cynAH9Baxe.jpg Viral Video PHK Karyawan Unilever. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Viral video 65 karyawan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) di PHK. Video tersebut menunjukkan aktivitas perdebatan antara dua pihak antara manajemen Unilever dan korban PHK.

Berikut fakta viral 65 karyawan Unilever di PHK yang dirangkum di Jakarta, Minggu (22/5/2022) 

1. Video Viral

Video berdurasi 2 menit 31 detik di TikTok diunggah oleh akun @eliassitumorang86 bertuliskan '14 Mei 2022 Video Viral PHK Sepihak PT Unilever Indonesia PHK Besar-Besaran'.

Dalam video, seorang pria tampak mengungkapkan sesuatu terhadap kelompok orang di depannya.

Baca Juga: Penjelasan Unilever soal Video Viral PHK 65 Karyawan

"Enam puluh lima bukan satu, ini menyangkut istri dan anak kami. PHK santai gimana, ini menyangkut perut bu," kata seorang pria di video yang juga diunggah di akun Instagram @lambe_turah, Senin (16/5/2022).

2. Pekerja Tidak Terima dengan Perlakuan Perusahaan

Seorang perempuan terdengar membalas pernyataan pria tersebut. "Bahasane seng enak bro," katanya.

Sejumlah percakapan tampak terdengar samar untuk disimak. Pria itu menimpali jawaban perempuan itu sembari menerangkan dirinya berasal dari timur dengan logat yang keras. Menurutnya, bahasa yang dia pakai tidak ada masalah.

"Lho bahasa saya enak, gak ngancem, bahasa saya jelas dan tepat. Logat saya timur keras, tapi bukan saya memarahi ibu. Ibu perempuan, saya lahir dari rahim seorang perempuan, saya hormati ibu." tuturnya.

Dia merasa tidak terima dengan perlakuan perusahaan terhadap diri dan rekan-rekannya.

Baca Juga: Viral Video 65 Karyawan Unilever di PHK

"Unilever dari Colibri yang mendirikan bangsa Indonesia, ini perusahaan asing. Saya ingin ngomong ke ibu, perusahaan sekarang jadi perusahaan nomor satu di Indonesia, tapi apa yang kalian balas buat kami, apakah kami mencuri, apakah kami membawa minuman keras, apakah membawa senjata tajam," ungkapnya.

3. Tidak Mau Dibeli dengan Uang

Seorang lainnya yang membawa spanduk tampak mengusap pundak kiri pria tersebut untuk menenangkan.

"Bukan kami tidak mampu, tapi kami tidak mau dibeli dengan uang, di mana harga diri kami, sebagai anak bangsa kami pertaruhkan," ungkap pria itu.

Pria itu melanjutkan kekesalannya dengan menerangkan masalahnya tersebut menyangkut ratusan orang lain yang bekerja di perusahaan.

"Ibu pikir, kalau ini posisinya di anak ibu bapak apa yang ibu rasakan, coba bapak ibu berpikir. Coba ibu pikir bu, bukan masalah orang satu, tapi 161 dan 90 lebih sudah habis," jelasnya.

"Terima kasih, hormat saya pada Unilever, kami tidak mau dibeli," ucapnya.

4. Tanggapan Perusahaan

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) kembali membantah telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 65 karyawan.

Direktur dan Sekretaris Unilever Indonesia Reski Damayanti buka suara seiring dengan beredarnya video viral karyawan yang menunjukkan aktivitas perdebatan antara dua pihak diduga manajemen Unilever dan korban PHK.

"Terkait pemberitaan yang menyebutkan bahwa Perusahaan kembali melakukan PHK kembali pada 65 karyawan, kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan," ujar Reski dalam keterangan resminya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini