Share

Instruksi Presiden Jokowi, Percepat UMKM Onboarding Digital

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 21 Mei 2022 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 21 455 2597952 instruksi-presiden-jokowi-percepat-umkm-onboarding-digital-BO4HM18SoU.jpg Presiden Jokowi Minta UMKM Onboarding Digital Dipercepat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengaku mendapat instruksi langsung dari Presiden Jokowi untuk membawa UMKM onboarding digital. Durinya ditargerkan 30 juta UMKM onboarding digital, 500 koperasi modern berbasis digital pada 2024, serta 1 juta UMKM onboarding e-catalog LKPP pada tahun 2022.

Dalam merealisasikan hal tersebut,  Teten menegaskan, kerjasama dengan ekosistem digital perlu didukung berbagai pihak utamanya untuk mempercepat onboarding UMKM digital. 

Baca Juga: Ada BLT UMKM Rp600 Ribu, Segera Siapkan Berkas dan Daftar Online

"Saya ditugaskan Presiden Jokowi menyiapkan digital ekonomi. Jangan sampai ketika hobi belanja online masyarakat sudah semakin tinggi, semua UMKM digital, justru malah diambil alih oleh platform, penyedia platform sebagai wadah, jangan jadi pelaku juga yang menjual produk," kata MenKopUKM Teten, Sabtu (21/5/2022).

Baca Juga: Tingkatkan Investasi Desa, BNI Optimalkan BUMDes

Hadir mendampingi kegiatan tersebut, Deputi Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah, serta dihadiri Sekretaris Daerah DIY Raden Kadarmanta Baskara Aji, President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, dan Enterpreneur/Influencer Keenan Pearce.

Menteri Teten mengatakan, branding dan kemasan UMKM ke depan harus terus diperbaiki. UMKM juga diharap tak lagi berjuang sendiri, melainkan harus bergabung dalam koperasi. Dalam hal ini kata Menteri Teten, Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM memberikan pendampingan dan arahan pelaku usaha di daerah.

"Ke depan juga supaya UMKM tak hanya mengambil modal dari bank atau lembaga pembiayaan, tapi juga lewat pasar modal. Tentunya dengan posisi UMKM yang kuat secara bersama-sama," ujar Teten.

Digitalisasi dinilai penting bagi UMKM, sebab kata Menteri Teten, saat ini semua aspek telah terhubung secara digital. Bahkan Indonesia memiliki potensi ekonomi digital hingga Rp4.531 triliun pada tahun 2030 sehingga dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh para pelaku KUMKM dan masyarakat Indonesia. Namun ia juga mengingatkan agar potensi besar itu jangan justru diserbu oleh produk luar.

"Ketika semua akses teknologi dibuka, maka apa pun bisa masuk. Jangan lagi seperti itu, UMKM kita harus jadi raja di dalam negeri, mencari keunggulan produk jangan mengandalkan produk luar," kata Menteri Teten.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini