Share

Perdana Gapuraprima (GPRA) Raup Laba Bersih Rp51,82 Miliar

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Minggu 22 Mei 2022 10:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 22 278 2598206 perdana-gapuraprima-gpra-raup-laba-bersih-rp51-82-miliar-qlEjoBpPAY.jpeg Laba GPRA (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) dan entitas anak meraup pendapatan bersih sebesar Rp446,74 miliar sepanjang tahun 2021. Capaian itu meningkat 37,97% dibandingkan akhir 2020 senilai Rp323,79 miliar.

Perusahaan pengembang properti dan kontraktor itu merealisasikan sebagian besar pemasukan dari penjualan rumah dan ruko sebesar Rp235,48 miliar.

Selanjutnya, penjualan apartemen dan kantor mencapai Rp132,15 miliar, service apartemen Rp58,84 miliar, pusat perbelanjaan Rp16,41 miliar, dan sewa Rp3,85 miliar. Demikian laporan keuangan GPRA di Keterbukaan Informasi, dikutip Minggu (22/5/2022).

Kenaikan pendapatan membuat beban pokok terdongkrak menjadi Rp242,07 miliar dari Rp134,19 miliar. Ditambah bunga dan beban lain, maka laba sebelum pajak penghasilan GPRA mencapai Rp51,12 miliar, lebih tinggi dari tahun lalu sebanyak Rp35,55 miliar.

Dengan demikian, laba bersih GPRA tahun 2021 adalah Rp51,82 miliar, atau melejit 74% dari tahun 2020 senilai Rp29,78 miliar. Alhasil, laba bersih per saham perseroan meningkat dari sebelumnya Rp6,96,- menjadi Rp12,11.

Per 31 Desember 2021, jumlah aset GPRA mencapai Rp1,76 triliun, mencakup aset lancar Rp1,37 triliun, dan aset tidak lancar Rp381,50 miliar. Posisi aset GPRA tahun lalu naik 1,92% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp1,72 triliun.

Liabilitas menyusut dari semula Rp674,11 miliar tahun 2020 menjadi Rp654,63 miliar pada akhir 2021. Ekuitas juga tumbuh mencapai Rp1,10 triliun, dari sebelumnya Rp1,05 triliun.

Adapun posisi kas dan setara kas GPRA akhir tahun 2021 sebanyak Rp63,31 miliar, lebih tinggi dari posisi kas akhir 2020 senilai Rp37,92 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini