Share

Harga Daging Sapi Tak Naik Meski Ada Wabah PMK

Heri Purnomo, Jurnalis · Minggu 22 Mei 2022 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 22 320 2598256 harga-daging-sapi-tak-naik-meski-ada-wabah-pmk-ublvzh0VeR.jpg Daging Sapi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pedagang daging sapi Suharjo mengatakan tidak ada kenaikan atau penurunan harga akibat wabah Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) yang menyerang hewan ternak di sejumlah wilayah Indonesia.

Suahrjo menyebut harga daging yang ia jual di lapaknya masih sama seperti setelah lebaran, dimana harga berkisar Rp140 ribu sampai Rp150 ribu per kilogramnya.

"Sekarang harga daging Rp145 ribu per kilogram nya, naik enggak turun juga enggak," ujarnya di Pasar Kebayoran Lama kepada MNC portal, Minggu (22/5/2022).

Suharjo mengatakan bahwa penurunan terjadi pada penjualan daging yang biasanya sehari bisa mencapai 20 kilogramnya per hari, sekarang hanya terjual satu sampai dua kilogram per harinya.

"Paling sekilo setengah per hari, biasanya di harga normal bisa 20 kilogram perhari," ungkapnya.

Suharjo berharap harga daging bisa kembali ke harga Rp125 ribu sampai Rp130 ribu per kilogramnya.

"Pengennya sih turun, supaya nggak keberatan dalam menjualnya, kalo sekarang bisa ngambil enggak bisa jual," katanya.

Sama halnya dengan Suharjo, Muhidin juga mengatakan bahwa harga daging yang ia jual tidak mengalami perubahan harga, meski adanya wabah PMK.

"Kalau harga mah tetap dari yang abis lebaran sampai sekarang pun sama harga daging mah, masih mahal, masih Rp140 ribu per kilogramnya," katanya.

Dirinya mengaku akibat harga daging yang masih mahal tersebut, berdampak pada penurunan penjualan daging sapi di lapaknya.

"Penurunan penjualan jauh, biasanya saya per hari dapat menjual 42 kilogram, kalo sekarang paling 20an kilogram," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini