Share

Vaksin Covid-19 Bikin Laba Bio Farma Meroket 567% Jadi Rp1,93 Triliun

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 23 Mei 2022 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 23 320 2598721 vaksin-covid-19-bikin-laba-bio-farma-meroket-567-jadi-rp1-93-triliun-f1dWuLCqvX.jpg Vaksin Covid-19 bikin laba Bio Farma meroket (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) mengantongi laba bersih sebesar Rp1,93 triliun pada akhir 2021. Jumlah ini meningkat 567,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menjelaskan kenaikan laba bersih induk Holding BUMN Farmasi ini didorong oleh pengadaan vaksin Covid-19 baik sifatnya reguler ataupun penugasan. Laba bersih ini melebihi target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2021.

"Raihan laba bersih ini mencapai 186,9% dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2021. Kenaikan ini antara lain dampak dari pengadaan vaksin Covid-19 untuk pemerintah baik sifatnya penugasan maupun reguler,” ungkap Honesti dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI, Senin (23/5/2022).

Di sisi pendapatan mencapai Rp43,4 triliun atau 253,7% dari target RKAP 2021. Jumlah ini naik 20,53% dibandingkan tahun 2020. Honesti mencatat pendapatan perseroan tahun ini juga didorong oleh pengadaan vaksin Covid-19 untuk pemerintah sebesar Rp26,81 triliun.

"Jika dibandingkan dengan RKAP 2021 terdapat pelampauan yang signifikan karena RKAP realisasi pada 2019 dan 2020 belum terdapat pengadaan vaksin," tutur Honesti.

Pendapatan juga didukung sinergi anak usaha baik dari aspek alat kesehatan, suplemen, dan obat-obat penanganan teraputik seperti favipiravir dan oseltamivir.

Untuk Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) mencapai Rp4,027 atau tumbuh 263%. Sementara, total aset Bio Farma mencapai Rp40,44 triliun hingga 31 Desember 2021. Angka ini naik 23,71% dibandingkan tahun 2020.

Honesty menyebut meski realisasi total liabilitas naik 36,86% per 31 Desember 2021, angka ini masih mencerminkan level sehat dari sisi korporasi. Arus kas operasi mengalami positif sebesar Rp6,59 triliun.

Pencapaiannya 360,68% lebih tinggi dari target RKAP 2021 dan meningkat 34.307,42% dari tahun 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini