Share

Sawit Sumbermas Bagi-Bagi Dividen Rp760 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Selasa 24 Mei 2022 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 278 2599408 sawit-sumbermas-bagi-bagi-dividen-rp760-miliar-ZPhzUpe1ey.jpg Sawit Sumbermas bakal bagikan dividen (Foto: Shutterstock)

JAKARTAPT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) menetapkan rasio pembayaran dividen tunai sebesar 50% dari laba bersih tahun buku 2021. Penetapan dividen diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Sekretaris Perusahaan SSMS Swasti Kartikaningtyas mengatakan, nilai total pembayaran dividen tahun buku 2021 mencapai Rp760 miliar sehingga sejalan pernyataan perseroan kepada investor untuk tetap membayarkan dividen dengan rasio 50%.

”Menurut perkiraan kita dan peraturan IDX, pemodal berhak atas dividen tunai ini pemegang saham yang masuk Daftar Pemegang Saham(DPS) penutupan perdagangan tanggal 6 Juni 2022 dan dibayarkan pada tanggal 21 Juni 2022,” ujarnya.

Selanjutnya, rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) menyetujui penjaminan lebih dari 50% dari total aset perseroan untuk aksi korporasi. Sementara itu, Direktur Utama SSMS, Nasarudin Bin Nasir menjelaskan, perseroan tidak hanya berhasil mempertahankan kinerja yang positif, melainkan mampu memberikan pencapaian yang lebih.

Hal ini ditandai dengan pertumbuhan volume dari sisi penjualan tumbuh 29,72% yoy mencapai Rp5,20 triliun.“Profit Perseroan juga menunjukkan perkembangan yang membanggakan di mana laba bersih meningkat sebesar 162%dari Rp580,53 miliar di tahun 2020, menjadi Rp1,53 triliun di tahun 2021,”papar dia.

Dia melanjutkan, pencapaian kinerja yang positif tersebut tidak terlepas dari upaya SSMS untuk terus memperkuat strategi dan meningkatkan inovasi guna mencapai produk yang berkualitas, dengan fokus pada peningkatan nilai tambah produk, optimalisasi tingkat produksi dan penjualan, serta efisiensi dalam setiap kebijakan.

Nasarudin melanjutkan, Sepanjang tahun 2021, perseroan mampu memproduksi 444.720 metrik ton CPO, atau tercatat sedikit menurun sebesar 0,77% dibandingkan produksi tahun 2020 sebanyak 448.185 metrik ton, dan di bawah target produksi yang dicanangkan sebesar 527.425 metrik ton.

Penurunan ini, kata dia, terutama karena Perseroan melakukan pembelian tandan buah segar dari luar yang cukup banyak, serta curah hujan yang tinggi, sehingga berpengaruh terhadap proses pemupukan tanaman yang mengganggu produktivitas.

“Produktivitas tanaman SSMS termasuk pada usia muda, rata-rata berusia 13 tahun yang mana tergolong dalam puncak performanya, dengan kontinuitas perawatan yang baik dalam melaksanakan pemupukan, SSMS dapat mencatatkan hasil produksi yang terus meningkat di masa mendatang,”jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini