Share

Bakal Bongkar Pejabat yang Doyan Impor, Jokowi: Ini Masih Sabar Saya

Raka Dwi Novianto, Jurnalis · Selasa 24 Mei 2022 18:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 320 2599656 bakal-bongkar-pejabat-yang-doyan-impor-jokowi-ini-masih-sabar-saya-2zSHj7RCtj.jpg Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku kesal karena komitmen dari kementerian lembaga dan pemerintah daerah baru terealisasi Rp110 triliun dari yang telah disepakati belanja produk lokal sebesar Rp 802 triliun.

Jokowi mengaku mau membeberkan siapa saja daerah yang masih belum merealisasikan kesepakatan tersebut melalui sistem informasi rencana umum pengadaan atau SiRUP. Namun, dirinya masih menahan untuk membongkarnya.

"Ini komitmen Rp802 triliun, realisasi Rp110 triliun, tak tunjukin nanti. Ini masih sabar saya. Jangan dulu. Tunggu dulu," ujar Jokowi saat memberikan pengarahan terkait Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di JCC, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

"Tapi nanti September atau Oktober kita ketemu, nih DKI Jakarta, nih Aceh, nih Sulsel, nih Jateng nih kabupaten A kabupaten B, kota A kota B, tak paparin semunya nanti. Mana yang memiliki komitmen bangsa dan negara, untuk beli produk dalam negeri dan mana yg suka beli produk asing. Akan keliatan nanti, platform kita gampang sekali dibuka," tegasnya.

Jokowi pun mewanti-wanti agar tidak menggunakan uang rakyat untuk dibelikan produk-produk impor. Sebab, menurutnya kondisi sekarang ini dalam mencari income dan devisa untuk negara dinilai sangat sulit.

"Mencari devisa negara sangat sulit, uang di APBN APBD malah dibelikan barang produk luar, gimana ga salah. Salah besar sekali. Keliatan semuanya, 107 Pemda serapan masih 5%, bahkan yang 17 Pemda masih nol. Sebetulnya tadi mau saya tayangin tapi ndak nanti bulan-bulan September biar keliatan semuanya. Nih Pemda mana nih Kementrian lembaga mana biar kapok. Tayangkan, mana komitmennya 100 realisasi hanya 5 %," jelasnya.

Maka dari itu, Jokowi pun meminta agar semua pihak khususnya pemerintah daerah dan BUMN agar sama-sama memiliki perasaan dan kepekaan untuk dapat membeli produk-produk lokal

"Sekali lagi kita harus memiliki perasaan yang sama kepekaan yang sama terhadap situasi yang tidak mudah ini. Dan ini akan ringan kalo kita gotong bersama, kita angkat bersama-sama. Kita harapkan betul-betul ini menetas dan terbukanya lapangan pekerjaan yang sebanyak-banyaknya dan mempengaruhi nanti pada pertumbuhan ekonomi Indonesia," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini