Share

Komitmen Rp802 Triliun tapi Realisasi Belanja Produk Lokal Baru Rp161 Triliun

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Selasa 24 Mei 2022 21:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 24 320 2599712 komitmen-rp802-triliun-tapi-realisasi-belanja-produk-lokal-baru-rp161-triliun-19VscKW3Cl.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah terus mendorong kemajuan dari UMKM dengan pemanfaatan katalog elektronik.

Luhut menilai realisasi dari gernas BBI berbentuk kontrak masih rendah, yaitu sebesar Rp161 triliun dan Rp110 triliun dari Kementerian, Lembaga, dan Pemda dan Rp51 triliun dari BUMN.

“Kami laporkan bapak presiden bahwa kami terus melakukan koordinasi untuk memastikan belanja produk dalam negeri utamanya UMKM dengan merek asli Indonesia, kita mendorong pemanfaatan katalog elektronik agar dapat realisasi secara optimal,” kata Menko Luhut secara virtual, Selasa (24/5/2022).

Dia menjelaskan hasil temu bisnis (bussinnes matching) pertama di Bali beberapa waktu yang lalu dan kedua di Jakarta sudah terdapat komitmen sebesar Rp802 triliun.

“Total tersebut terdiri dari komitmen KL Pemda sebesar Rp506 triliun dan BUMN sebesar Rp296 triliun,” tambahnya.

Adapun semangat bangga buatan Indonesia melalui belanja pdn ini tercantum pada PP 29 tahun 2018 tentang pemberdayaan industri bahwa kementerian/ lembaga, Pemda dan BUMN wajib menggunakan PDN.

“Realisasi berbentuk kontrak masih rendah yaitu Rp161 Triliun Rupiah, yakni Rp110 triliun dari KL Pemda dan Rp51 triliun dari BUMN sesuai data LKPP per 22 Mei 2022,” tandasnya.

Seperti diketahui pemerintah mendorong penayangan e-katalog lokal oleh seluruh Pemda. Di sisi lain, baru terdapat 46 Pemda yang telah menayangkan e-katalog lokal. Untuk itu, Kemendagri perlu memastikan 496 Pemda segera menayangkan e-katalog lokal pada Selasa 31 Mei 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini