Share

Waduh! India Batasi Ekspor Gula hingga 10 Juta Ton

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Rabu 25 Mei 2022 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 25 320 2600189 waduh-india-batasi-ekspor-gula-hingga-10-juta-ton-3peXPpHj09.jpg India batasi ekspor gula. (Foto: Okezone)

JAKARTA – India berencana untuk membatasi ekspor gula untuk pertama kalinya dalam enam tahun. Hal ini dilakukan untuk mencegah lonjakan harga domestik.

Di mana India berpotensi membatasi ekspor musim ini pada 10 juta ton, sumber pemerintah mengatakan kepada Reuters, Selasa (24/5/2022) waktu setempat.

India adalah produsen gula terbesar di dunia dan eksportir terbesar kedua setelah Brasil.

Reuters pada Maret melaporkan bahwa India berencana untuk membatasi ekspor gula untuk menjaga harga lokal dan memastikan pasokan yang stabil di pasar domestik.

 BACA JUGA:India Hadapi Masalah Baru, Warganya Semakin Gemuk

Produksi gula yang lebih rendah di Brasil dan harga minyak yang tinggi yang mendorong pabrik di sana untuk memproduksi lebih banyak etanol berbasis tebu telah mendorong kenaikan harga global.

Awalnya, India berencana untuk membatasi ekspor gula pada 8 juta ton, tetapi pemerintah kemudian memutuskan untuk mengizinkan pabrik untuk menjual lebih banyak gula di pasar dunia karena perkiraan produksi direvisi naik.

Asosiasi Pabrik Gula India, badan produsen, merevisi perkiraan produksinya menjadi 35,5 juta ton, naik dari perkiraan sebelumnya 31 juta ton.

Pabrik-pabrik India sejauh ini telah menandatangani kontrak untuk mengekspor 8,5 juta ton gula pada tahun pemasaran 2021/2022 saat ini tanpa subsidi pemerintah.

Dari 8,5 juta ton yang dikontrak, pabrik telah mengirimkan sekitar 7,1 juta ton pemanis.

L3N2XB1CM Saham di pabrik gula terkemuka seperti Balrampur Chini (BACH.NS), Dalmia Bharat Sugar (DLMI.NS), Dhampur Sugar Mills (DAMS.NS), Dwarikesh Sugar Industries (DWAR.NS) dan Shree Renuka Sugars (SRES.NS ) turun sebanyak 8% pada hari Selasa.

 BACA JUGA:Misteri Kemunculan Kanguru di Desa India, Buat Penduduk Kebingungan

Namun, para pedagang mengatakan keputusan untuk mengizinkan pabrik mengekspor 10 juta ton akan membantu negara itu menjual gula dalam jumlah yang cukup besar di pasar dunia.

"Batas 10 juta ton cukup besar, dan baik pabrik maupun pemerintah akan senang dengan ini," kata dealer perusahaan perdagangan global yang berbasis di Mumbai, seperti dilansir Reuters, Rabu (25/5/2022).

Setelah mengekspor 10 juta ton, stok gula India pada 1 Oktober ketika musim 2022-2023 berikutnya akan berjumlah 6 juta ton, cukup untuk memenuhi permintaan musim festival negara itu selama kuartal Desember.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini