Share

Webinar Market Outlook : MNC Asset Management Optimis IHSG Sentuh 7600 Tahun 2022

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 27 Mei 2022 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 27 320 2601095 webinar-market-outlook-mnc-asset-management-optimis-ihsg-sentuh-7600-tahun-2022-CM4qh3onLh.jpg MNC Asset. (Foto: Okezone.com/MNC Asset)

JAKARTA - MNC Asset Management (MNC AM) sukses menggelar webinar market outlook 2022 dengan tema “The End of May's Myth and Navigate Shifting Market in Fed Policy”. Webinar tersebut dihadiri oleh berbagai macam latar belakang profesi, seperti karyawan swasta, karyawan BUMN, mahasiswa, dan penggiat pasar keuangan.

Selain bertujuan untuk meningkatkan literasi pasar keuangan kepada masyarakat, juga memberikan gambaran bagaimana kondisi yang terjadi pada mitos bulan Mei di pasar keuangan, strategi apa yang digunakan untuk menanggapi kebijakan The Fed, sentimen apa saja yang mempengaruhi pasar keuangan, dan prediksi pasar keuangan pada semester kedua tahun 2022.

Baca Juga: MNC Asset Management "22 Years Growing Together"

Acara ini menghadirkan 4 narasumber dari internal MNC AM, yaitu Edwin Sebayang sebagai Direktur MNC AM, Head of Investment Ipan Samuel, Fixed Income Fund Manager Muhammad Sugiarto, dan Chief Marketing Officer Dimas Aditia. Pada webinar market outlook ini MNC AM optimis IHSG dapat menyentuh 7.600 poin pada akhir tahun 2022.

Baca Juga: Kupas Tuntas Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah, Simak IG Live MNC AM Sore Ini Pukul 16.00!

Direktur MNC AM, Edwin Sebayang menyebut bahwa teori Sell in May and Go Away (SMGA) tidak akurat, sebab pada data yang dipaparkan oleh Edwin, hal tersebut tidak terbukti. Penurunan pada bulan Mei merupakan hal yang biasa terjadi, tetapi dari tahun 1998 sampai sekarang justru lebih banyak mengalami kenaikan dibanding penurunannya.

Edwin Sebayang juga mengatakan,”Saya optimis IHSG pada tahun 2022 ini bisa menyentuh 7600. Indonesia mendapat windfall dari kenaikan harga komoditas. Selama inflasi tidak melebih 4-4,5%, Bank Indonesia tidak akan menaikkan suku bunga sehingga GDP bisa mencapai 5,4%. Untuk itu alangkah baiknya Bapak/Ibu bisa menambah bobot pada reksa dana ekuitas, money market atau fix income”, pungkas Edwin.

Chief Marketing Officer MNC Asset Management, Dimas Aditia Ariadi menambahkan,“Seiring dengan prediksi pertumbuhan ekonomi yang positif pada tahun 2022, di tahun ini sudah saatnya investor kembali berinvestasi ke reksa dana saham melalui MNC Smart Equity Fund maupun pasar uang melalui MNC Dana Lancar atau MNC Dana Syariah Barokah”.

Menurut Dimas, dalam menentukan reksa dana apa yang akan pilih masyarkat nantinya, kembali lagi sesuaikan dengan profil risiko dari para nasabah. Dirinya menyebut bahwa nasabah dapat membeli produk reksa dana tersebut melalui MotionFunds dengan mengakses website www.motionfunds.id.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini