Share

Ragam Fakta Judi Online Sulit Diberantas dan Berdampak Buruk!

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Minggu 29 Mei 2022 06:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 28 320 2601812 ragam-fakta-judi-online-sulit-diberantas-dan-berdampak-buruk-K5MRbadYc2.JPG Fakta judi online sulit diberantas (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Judi online yang tengah marak di Indonesia dilarang keras oleh pemerintah. Hanya bermodalkan telepon pintar dan uang puluhan ribu Rupiah mereka menjajal peruntungan.

Namun dalam jangka panjang, mereka kecanduan dan berpotensi melakukan tindakan kriminal.

Berikut fakta menarik judi (online) yang dirangkum di Jakarta, Minggu (29/5/2022).

1. Sanksi

Indonesia melarang aktivitas perjudian karena dianggap merugikan masyarakat dan melanggar norma agama.

Khusus judi online, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) menjerat para pelaku maupun orang yang mendistribusikan muatan perjudian dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

2. Dampak

Berdasarkan catatan Okezone, berikut lima dampak negatif akibat bermain judi online:

a. Depresi.

b. Salah satu penyebab bunuh diri.

c. Menjadi penyebab mencuri.

d. Masuk penjara.

e. Bangkrut.

3. Sulit Diberantas

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan sejak 2018 hingga 10 Mei 2022 pihaknya telah memutus akses 499.645 konten perjudian di pelbagai platform digital.

Meskipun pemblokiran terus dilakukan, namun judi online sulit diberantas. Salah satu penyebabnya adalah nama situs yang digunakan tidak mengandung unsur judi. Nama situs yang menipu ini membuat pemberantasan sulit dilakukan.

Kemudian, server yang dipakai oleh situs judi online juga berasal dari negara lain. Penerapan hukum yang berlaku di setiap negara berbeda sehingga pemberantasan judi online sulit dilakukan.

Maraknya situs judi online juga didukung oleh sikap masyarakat yang ingin untung dalam waktu singkat. Banyaknya masyarakat yang ingin cepat kaya membuat praktik judi online banyak digemari dan semakin sulit diberantas.

4. Cara Hilangkan Kebiasaan Judi Online

Berikut ini dirangkum Okezone, 9 cara jitu menghilangkan kebiasaan judi online:

1. Akui dengan Jujur Anda Kecanduan

Seorang pecandu judi online biasanya menyangkal kalau dirinya sudah kecanduan. Sehingga, sang penjudi harus mengakui dengan rasional dengan lapang dada. Kemudian, bisa juga melakukan terapis ke ahli yang paham kondisi Anda.

2. Introspeksi Hidup Anda yang Berubah Total Setelah Berjudi

Anda harus ingat bagaimana hidup berubah setelah melakukan perjudian. Bukan soal keuntungan saja, tapi dampak negatif lainnya. Bisa saja Anda sampai meminjam uang demi ikut judi.

3. Temukan Alasan Anda Berjudi

Jika Anda ingin pulih, coba kembali mengingat apa alasan ikut judi online. Maka Anda akan memahami alasan tersebut dan mulai mencari jalan hidup sehat.

4. Terus Terang ke Orang yang Anda Percaya

Meski sulit, tapi Anda harus terus terang kepada seseorang yang dipercaya. Hal itu agar mereka membantu untuk Anda keluar dari lingkaran perjudian tersebut. Serta mereka juga bisa memberi semangat dan menjadi obat Anda kembali ke jalan yang benar.

5. Blokir Akses ke Perjudian

Anda harus bisa memblokir akses ke perjudian itu. Tutup semua akses Anda dan tahan jika ingin kembali membukanya.

6. Lepaskan Kendali Keuangan Anda

Minta bantuan orang yang Anda percaya untuk mengatur keuangan. Misalnya uang Anda diatur per minggu atau per bulan untuk kebutuhan hidup. Agar tak ada celah untuk ikut judi online tersebut.

7. Cari Kesibukan Lain yang Lebih Sehat

Anda harus bisa menemukan kegiatan baru untuk mengalihkan ingatan ada terhadap perjudian. Aktivitas itu bisa dengan olahraga atau ikut keterampilan yang membuat Anda sibuk.

8. Dapatkan Bantuan Profesional

Jika Anda sudah di tahap stres karena berjudi, segera kunjungi ahli. Anda harus berobat ke dokter agar bisa diatasi karena berbahaya untuk kesehatan tubuh.

9. Berobat

Kalau Anda sudah konsultasi ke dokter maka nanti akan diberikan obat. Obat ini untuk Anda yang sudah sampai di tahap kecanduan akut hingga menyebabkan stres.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini