Share

India Batasi Ekspor Gula, Indonesia Beralih Impor ke 3 Negara Ini

Heri Purnomo, Jurnalis · Minggu 29 Mei 2022 06:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 29 320 2601951 india-batasi-ekspor-gula-indonesia-beralih-impor-ke-3-negara-ini-qyQcxkfh9j.jpg India batasi ekspor gula. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Indonesia (AGI) Budi Hidayat mengatakan kebijakan pemerintah India yang membatasi ekspor gula sebesar 10 juta ton hingga September 2022 tidak mengalami dampak yang parah bagi Indonesia.

Hal tersebut karena India bukan satu-satunya importir gula ke Indonesia.

 BACA JUGA:Pembatasan Ekspor Gula India Picu Inflasi

"Dengan rencana pelarangan ekspor gula oleh India, saya pikir India bukan satu-satunya negara importir yg masuk Indonesia, masih ada Thailand kalau tidak salah yang terbesar ekspornya ke Indonesia," ujarnya kepada MNC portal, Sabtu (28/5/2022).

Budi menambahkan bahwa pembatasan ekspor di India bisa diatasi, karena masih ada negara seperti Thailand, Brazil dan Austalia yang masih menjadi importir gula ke Indonesia.

"Kalau India tidak ekspor ke Indonesia, masih ada alternatif impor dari negara lain seperti Thailand ada Brazil dan Australia," tambahnya.

Budi menilai bahwa pembatasan ekspor gula yang dilakukan juga tidak berpengaruh terhadap harga gula dalam negeri, sebab menurutnya hampir semua pabrik gula sudah melakukan penggilingan tahun ini.

 BACA JUGA:Waduh! India Batasi Ekspor Gula hingga 10 Juta Ton

"Kalau gula konsumsi relatip nggak terpengaruh karena hampir semua pabrik gula sudah melaksanakan giling tahun ini," katanya.

Lebih lanjut, dia memastikan persediaan stok gula konsumsi dalam negeri saat ini sudah tercukupi.

"Kalau stok awal sudah cukup ditambah pabrik gula semua sudah giling insyaAllah stoknya cukup," pungkasnya.

Sebagai informasi, Pemerintah India telah memberlakukan pembatasan ekspor gula untuk pertama kalinya dalam enam tahun.

Pembatasan ekspor gula pada musim ini sebanyak 10 juta ton, hal itu dilakukan untuk mencegah lonjakan harga komoditas gula di negara tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini