Share

Curhat Penumpang KRL soal Perubahan Rute, Mengeluh Tak Efektif hingga Memberatkan

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Minggu 29 Mei 2022 17:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 29 320 2602135 curhat-penumpang-krl-soal-perubahan-rute-mengeluh-tak-efektif-hingga-memberatkan-Yhyxa3L7mZ.jpg Curhat penumpang KRL soal perubahan rute. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak usahanya PT Kereta Comuter Indonesia (KCI) mengubah rute perjalanan KRL pada Sabtu (28/5/2022) kemarin,

Meski masih tahapan uji coba, masyarakat menilai perubahan rute ini cukup memberatkan.

Pantauan MNC Portal Indonesia pada Minggu (29/5/2022) di Stasiun Manggarai, terlihat ramai dikunjungi oleh masyarakat.

 BACA JUGA:Penumpang KRL di Stasiun Manggarai Membludak, Ini Kata KCI

Sebagai simpul persimpangan, stasiun Manggarai memang sudah ramai, hal itu diperparah dengan banyaknya kereta tujuan yang saat ini harus transit di stasiun tersebut.

Para petugas pun saling sahut menyahut menggunakan pengeras suara yang dipegangnya dengan fungsi memberikan navigasi.

Namun karena ramainya petugas yang yang memberikan informasi, justru malah terdengar bias.

Salah satu penumpang KRL bernama Astuti Rahayu (49) pergi bersama saudaranya yang sudah lanjut usia, mengatakan adanya rute baru KRL ini justru membuat perjalanan menjadi rumit.

"Ribet capek naik turun tangga, (lebih flexible) sebelumnya," ujar Astuti kepada MNC Portal Indonesia.

Dia menyebut walaupun stasiun Manggarai menyediakan eskalator maupun lift untuk menuju ke jalur yang berada di paling atas, namun tidak sepadan dengan jumlah penumpang yang transit di stasiun Manggarai.

"Kalau biasanya kita ke Tanah Abang itu kan langsung, nah ini sekarang transit di Manggarai, jadi penuh bangat," sambung Astuti.

Menurutnya, peralihan rute ini kurang cocok untuk para orang tua jika harus menaiki tangga hingga sampai di atas untuk menyambung ke kereta sebelumnya.

Penumpang lain bernama Silva (23) mengatakan adanya perubahan rute ini masih tidak sebanding dengan kedatangan frekuensi kereta api.

Masyarakat banyak yang transit di stasiun Manggarai, namun masih harus menunggu kereta dengan waktu tambahan.

"Lama nunggunya, terus juga desak-desakan," ujar Silva.

Rekannya Chika menambahkan apa yang dirasakannya sama seperti yang dikatakan Silva.

Namun, Chika menyempaikan bahwa ketersediaan infrastruktur pendukung seperti tangga jalan masih kurang memadai.

Sehingga harus menaiki dengan tangga biasanya.

Sesampainya di jalur atas suasana panas pun cukup terasa, terlebih jika situasinya disore hari, selain tidaknya pendingin ruangan, di lantai tersebut juga menjadi tempat buangan angin AC yang panas.

 BACA JUGA:Perubahan Rute KRL, Stasiun Manggarai Ramai Sejak Pagi

"Seperti tangganya juga kurang banyak ya, terus jadinya terus juga orang numpuk," ucap Chika.

Sedangkan penumpang lain bernama Gardis ikut menjajal rute terbaru KRL sebelum melakukan aktivitas normal pada Senin besok.

Diketahui, Gardis sendiri berkantor di daerah Sudirman yang setiap hari menggunakan KRL.

"Sebenarnya karena ini hari peralihan, menurut saya sedikit menyusahkan karena semua numpuk di Manggarai, terus untuk direction (arah) juga belum jelas, jadi kita tidak tahu harus kemana," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini