Share

Menkeu Timor Leste Minta BUMN Terus Beroperasi di Negaranya

Suparjo Ramalan, iNews · Jum'at 03 Juni 2022 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 03 320 2605239 menkeu-timor-leste-minta-bumn-terus-beroperasi-di-negaranya-F26jV8CGBK.jpg Menkeu Timor Leste datangi kantor Erick Thohir (Foto: BUMN)

JAKARTA – Kantor Menteri BUMN Erick Thohir kedatangan Wakil Menteri Keuangan Republik Demokratik Timor-Leste, Antonio Freitas. Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menerima kunjungannya di Kementerian BUMN Kamis (2/6/2022).

Pertemuan tersebut Pembahasan keduanya perihal sektor perbankan dan jasa infrastruktur. Dalam pertemuan tersebut, delegasi Timor-Leste bermaksud menjajaki proyek kerja sama dengan Indonesia.

Tiko menyebut kerja sama antara Kementerian BUMN, BUMN, dan Timor-Leste sudah berjalan selama beberapa tahun terakhir, misalnya dalam pembangunan Bandara Oekusi yang dikerjakan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dan pembangunan Gedung Kementerian Keuangan Timor-Leste oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Dalam perjalanan selama beberapa tahun terakhir, lanjut Tiko, banyak aktivitas yang bisa dikerjakan. Dia yakin kehadiran BUMN di seluruh sektor juga bisa memberikan manfaat bagi Indonesia dan Timor-Leste.

"Kehadiran BUMN Indonesia bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Timor-Leste. Kita sangat terbuka untuk memberikan benchmark atau masukan-masukan dan melakukan kerja sama ke depan untuk memajukan kolaborasi antara kedua negara,” ujar Tiko, Jumat (3/6/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Antonio menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dan dukungan dari pemerintah Indonesia dan BUMN.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kementerian BUMN di bawah kepemimpinan Pak Erick Thohir dan Pak Wamen yang secara terus-menerus mendukung BUMN yang beroperasi di Timor-Leste seperti Pertamina, Bank Mandiri, Telkomsel, dan BRI dan itu sangat membantu perekonomian di Timor-Leste, khususnya dalam hal bisnis,” pungkasnya.

Antonio menyampaikan beberapa proyek pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pemerintah Timor-Leste saat ini serta merevisi ketentuan pengadaan barang dan jasa di negaranya, di mana, diharapkan dapat berdampak pada kualitas pekerjaan infrastruktur.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini