Share

Luhut Perintahkan Wisata Super Prioritas RI Wajib Pakai Mobil, Bus dan Motor Listrik

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 06 Juni 2022 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 06 470 2606341 luhut-perintahkan-wisata-super-prioritas-ri-wajib-pakai-mobil-bus-dan-motor-listrik-z9IKGdUefT.jpg PLN Bangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Wisata Prioritas. (Foto: Okezone.com/PLN)

JAKARTA - Moda transportasi berbasis listrik di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) diberlakukan secara merata pada 2023. Pada tahun depan semua kendaraan berbasis fosil atau Bahan Bakar Minyak (BBM) ditiadakan di kawasan tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut hingga akhir tahun ini seluruh DPSP sudah menata moda transportasinya. Sehingga, pada 2023, sistem transportasi di seluruh kawasan ini menggunakan kendaraan berbasis listrik.

"Targetnya di akhir tahun ini semua DPSP bisa mulai menata. Jadi di tahun depan operasional kendaraan bersih dari mobil fosil. Semua saya minta untuk pakai mobil, bus ataupun, motor listrik," ujar Luhut dikutip Senin (6/6/2022).

Upaya ini sesuai dengan rencana pemerintah untuk menciptakan green tourism sebagai wujud komitmen Indonesia terhadap energi bersih.

Baca Juga: Tiket Naik Candi Borobudur Rp750 Ribu, Kunjungan Wisatawan Bakal Turun

Pemerintah pun sudah menetapkan Kawasan Candi Borobudur sebagai destinasi wisata ramah lingkungan berkelanjutan. Di mana, telah diresmikan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKUL) di area Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang.

Peresmian SPKUL ini juga diikuti oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana, Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali PLN Haryanto WS dan Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono.

Baca Juga: Tiket Masuk Rp50 Ribu, Naik ke Candi Borobudur Rp750.000

Sebelum peresmian, rombongan menjajal bus listrik yang akan dijadikan moda transportasi di kawasan Borobudur dan Candi Prambanan. Rombongan berkeliling untuk mengecek sejumlah pembangunan di kawasan Borobudur, seperti tempat pengolahan sampah, gerbang masuk kawasan Candi Borobudur, concourse Borobudur serta pembangunan lainnya.

Selain bus listrik, pemerintah juga akan menggandeng pengemudi ojek online (ojol) di sekitar kawasan Borobudur guna memperkuat ekosistem ramah lingkungan. Nantinya, semua motor yang digunakan ojol untuk mengantar wisatawan di kawasan Borobudur juga bakal menggunakan sepeda motor listrik.

“Maka, tempat pengisian daya listrik atau Stasiun Penyedia Listrik Umum terus diperbanyak di kawasan Borobudur dan Prambanan. Salah satunya juga telah dibangun dan diresmikan hari ini," kata Luhut.

Direktur Utama PT TWC Edy Setijono mengatakan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Borobudur ditunjuk sebagai generator penggerak pengembangan ekosistem pariwisata khususnya di wilayah Joglosemar yang meliputi daerah provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan harapan memberikan kemanfaatan yang besar bagi tumbuhnya ekosistem pariwisata di kawasan.

“Salah satu yang kita dorong adalah peningkatan aksesibilitas wisatawan di kawasan. Hal ini akan meningkatkan peran dan masyarakat secara aktif juga telah dikembangkan melalui berbagai program community development,” paparnya.

Guna mewujudkan world class destination, PT TWC berkomitmen menjalankan pariwisata cagar budaya yang berkelanjutan melalui integrated management of cultural heritage and tourism activities yang didasarkan pada tiga faktor kunci yaitu heritage conservation, economy investment dan civil society engagement.

“Tentunya ini membutuhkan dukungan berbagai stakeholder. Melalui kolaborasi, semoga tujuan bersama ini akan bisa tercapai,” ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini