Share

Ekonomi RI Meningkat, Industri Properti Optimistis Pasar Tidak Wait and See

Arif Budianto, Jurnalis · Selasa 07 Juni 2022 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 07 470 2607001 ekonomi-ri-meningkat-industri-properti-optimistis-pasar-tidak-wait-and-see-WIUZzTz74y.jpg Penjualan Industri Properti Meningkat. (Foto: Okezone.com/MPI)

BANDUNG - Industri properti optimistis penjualan membaik, seiring meningkatnya perekonomian. Apalagi pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun ini antara 5,2% hingga 5,8%.

Optimisme itu meyakinkan industri properti untuk menggenjot penjualan melalui berbagai cara. Selain memanfaatkan stimulus pemerintah, industri properti memancing market dengan kegiatan tahunan yang sebelumnya tidak dilakukan karena pandemi.

“Pelonggarkan prokes oleh Pemerintah berdampak pada permintaan hunian kembali tinggi. Market kini tidak lagi wait and see, tapi sudah tahap action. Dan kami developer juga bisa melakukan kegiatan customer gathering lagi, ” kata GM Marketing Podomoro Park Bandung, Tedi Guswana, Selasa (7/6/2022).

Baca Juga: Kebutuhan Rumah Diprediksi Meroket Usai Lebaran

Menurut dia, salah satu proyek prestigious Agung Podomoro Land (APLN) di kawasan Bandung Selatan mislanya, mampu mendobrak pangsa pasar industri properti lewat penjualan yang luar biasa. Podomoro Park Bandung mencatatkan pembelian puluhan unit hanya lewat satu acara customer gathering “The Great Wangsa”.

Acara yang dihadiri loyal customer tersebut menghadirkan President Director ERA Indonesia Darmadi Darmawangsa, Marketing Director APL Agung Wirajaya, dan Marketing GM Tedi Guswana dalam satu talkshow menarik.

Baca Juga: 5 Daerah di Indonesia dengan Potensi Harga Rumah Murah, Nomor 1 Menarik

Memaksimalkan stimulus dan dorongan penjualan properti, President Director ERA Indonesia, Darmadi Darmawangsa menyebut perilaku market pada sektor properti mulai stabil meningkat.

“Industri Properti saat ini dalam situasi blooming to booming. Tapi ingat jangan beli property saat sudah booming. Belilah saat ini saat transisi” kata Darmadi.

Transisi dari membekunya pasar ke perilaku pasar yang mulai memanas memang perlu didorong oleh berbagai stimulus serta kegiatan bincang properti. Untuk itu, kegiatan semacam customer gathering mampu mendorong penjualan properti.

Tingginya permintaan hunian di Podomoro Park Bandung mendorong pihaknya mempersiapkan stimulus properti yang menarik. Salah satu di antaranya undian emas dan mobil listrik hyundai IONIC 5 yang akan diundi 2023 mendatang.

Sementara itu, dalam acara “The Great Wangsa”, salah satu customer dalam acara tersebut Arief, mengungkap kebahagiaannya bergabung menjadi keluarga besar Podomoro Park.

"Pengemasan acaranya luar biasa, ada Hedi Yunus dan pakar properti juga. Apa lagi tadi kan dibilang properti jadi instrumen investasi yang paling prospekif jadi saya beli 1 unit di Podomoro Park," ujar Arief.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini