Share

Sumber Listrik Ibu Kota Nusantara dari Energi Ramah Lingkungan

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Selasa 07 Juni 2022 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 07 470 2607061 sumber-listrik-ibu-kota-nusantara-dari-energi-ramah-lingkungan-JnqEDPqu0h.jpg Sumber energi listrik di IKN ramah lingkungan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Sumber listrik IKN Nusantara menggunakan energi ramah lingkungan. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono mengatakan targetnya pembangunan tersebut secara berharap dilakukan hingga tahun 2045.

Bambang menjelaskan dalam tahap pertama atau jangka pendek (2022-2023) yang mulai tahun ini dibangun adalah PV Rooftop, EV Support di tempat umum dan komersial, perumahan industri dan stasiun pengisian daya.

Sedangkan untuk jangka menengah (2024-2025) bakal dibangun Wind Farm dengan kapasitas 70 MW pada 2024 dan Solar Farm berkapasitas 50 MW pada 2025. Selanjutnya dalam jangka panjang (2026-2045) akan dibangun pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas 910 MW.

Kepala OIKN Bambang Susantono menyampaikan bahwa IKN didesain menjadi kota yang hijau, inklusif, cerdas, tangguh, dan kota hutan yang berkelanjutan. "Setidaknya terdapat tiga konsep yang akan diterapkan dalam mengembangkan kota," ujar Bambang dalam keterangan tertulisnya dikutip Senin (6/6/2022).

Pertama, Kota Hutan dengan didominasi oleh bentang alam dengan struktur hutan yang berfungsi sebagai ekosistem untuk menciptakan kehidupan bersama alam. Kota Spons, yakni dengan meningkatkan daya serap air untuk mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas dan kuantitas air bersih.

Kedua adalah pembangunan dengan konsep Kota Pintar, yaitu kota dinamis, inklusif, didukung oleh masyarakat, dan siap menghadapi masa depan. Selanjutnya adalah kota yang didukung oleh teknologi sebagai akselerator untuk peningkatan produktivitas dan kualitas hidup.

Ketua Bidang Koordinasi Transformasi Teknologi dan Inovasi Tim Transisi IKN, Mohammed Ali Berawi menambahkan di bidang energi terdapat dua proyek potensial untuk kerja sama, yaitu Pengembangan Tenaga Surya dan Pengembangan Fotovoltaik Mengambang di Bendungan Sepaku Semoi.

Di samping Ali menambahkan rencana Sistem Transportasi Cerdas (ITS) dan Sistem Transit juga akan dibangun di IKN Nusantara. Sistem Transit akan beroperasi dengan Bus Rapid Transit (BRT) berbasis listrik dan menyediakan cakupan layanan transit 80%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini