Share

Keren, Begini Penampakan Desain Istana Presiden di Ibu Kota Nusantara

Bella Hariyani, Jurnalis · Selasa 14 Juni 2022 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 14 470 2611205 keren-begini-penampakan-desain-istana-presiden-di-ibu-kota-nusantara-QUSRmPNVmU.jfif Proyek Ibu Kota Nusantara. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA – Seniman Asal Bali, I Nyoman Nuarta membagikan desain final istana kepresidenan di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada akun media sosialnya.

“Desain final ISTANA IKN,” tulis Nyoman Nuarta di akun Instagramnya, dikutip Selasa (14/6/2022).

Dalam unggahannya tersebut, terdapat salah satu pertanyaan dari seorang netizen terkait material apa yang digunakan Nyoman untuk desain tersebut.

Baca Juga: Proyek Ibu Kota Baru, Menteri Basuki Kawal Pembangunan Kantor Presiden hingga Pemerintah

Nyoman menjelaskan bahwa bentuk Garuda terbentuk dari bilah-bilah yang bagian kulitnya dibuat dari kuningan.

IKN

“Bentuk garuda terbentuk dari bilah-bilah yang bagian kulitnya dibuat dari kuningan supaya lebih tahan korosi dari pada tembaga dan juga menyerap panasnya lebih lamban dari tembaga mengingat di IKN cuaca cukup panas dan banyak hujan,” jelas Nyoman.

Baca Juga: Ibu Kota Baru Gerakan Bisnis Perumahan, Ini Buktinya

Melalui video singkat yang diunggah, berdurasi 5 menit 34 detik itu, terlihat bangunan Istana Kepresidenan yang dibangun di kawasan cukup rindang. Di mana, sekeliling Istana Kepresidenan dikelilingi cukup banyak pohon hijau.

Sebelumnya, Nyoman Nuarta menyatakan bahwa konsep bangunan Kantor Presiden di IKN berbentuk seperti burung Garuda dengan sayap terkembang di sisi kanan dan kiri.

IKN

"Indonesia memiliki lebih dari 1.000 suku bangsa. Ini tidak mungkin diserap di satu bentuk bangunan. Maka dari itu saya pilih Garuda," kata Nyoman Nuarta.

Nyoman menjelaskan dirinya bertugas untuk membuat desain dasar yang terdiri dari 12 bangunan.

Adapun konsep bangunan istana buatannya harus mewakili dan merepresentasikan keanekaragaman budaya Indonesia. Oleh sebab itu, simbol garuda dan 12 bangunan lainnya tidak identik dengan salah satu budaya saja.

Dia juga memastikan di dalam Istana Negara tetap menghindari efek rumah kaca dan radiasi. Menurut dia, standar kenyamanan gedung dengan sirkulasi udara dipastikan akan baik.

"Di dalam sayap (Garuda) itu ada hutannya. Jadi kalau Bapak Presiden ingin rapat di bawah pohon tetapi tidak kehujanan maka di situ tempatnya," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini