Share

Wujudkan RI Lumbung Pangan Dunia, 500 Hektare Irigasi Dibangun hingga 2024

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Rabu 15 Juni 2022 12:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 15 470 2611902 wujudkan-ri-lumbung-pangan-dunia-500-hektare-irigasi-dibangun-hingga-2024-brsjRy9tnl.jpg Ilustrasi lumbung pangan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah berkomitmen menjadikan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2024.

Mewujudkan komitmen tersebut, Kementerian Pekejaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menggencarkan pembangunan sarana pendukung, seperti daerah irigasi dan ketersediaan air.

Direktur Irigasi, Direktorat Jendral Sumber Daya Air (SDA), Kementerian PUPR, Suparji mengatakan dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah), hingga tahun 2024 setidaknya Kementerian akan membangun 500 hektare daerah irigasi.

 BACA JUGA:3 Jembatan Gantung Selesai Dibangun, Menteri PUPR: Akses ke Sekolah hingga Tempat Kerja Makin Mudah

"Selain membangun irigasi kita juga membangun ketahanan air, yaitu dengan membangun bendungan," ujar Suparji dalam Market Review IDX Channel, Rabu (15/6/2022).

Suparji menjelaskan hingga tahun 2024 setidaknya bakal dirampungkan sebanyak 61 Bendungan di Indonesia.

Melalui pembanguann bendungan tersebut diharapkan bukan hanya menjadi ketahanan air, namun juga sekaligus ketahanan energi.

Menurutnya melalui kehadiran bendungan tersebut dapat memudahkan para petani untuk mengatur pola tanamnya.

Karena ketersediaan air yang melimpah dan dukungan aliran irigasi.

"Air dari bendungan ini cukup bisa diatur, dalam artian kita tergantung pola tanamnya, bisa 2 kali, bisa 3 kali," jelasnya.

Sehingga dengan frekuensi tanam yang bisa di tambah dari adanya dukungan ketersediaan air dan sarana daerah irigas, maka diharapkan bisa meningkatkan produktivitas pertanian.

Suparji mengatakan saat ini luasan irigasi di Indonesia totalnya adalah 9,1 juta hektare.

Jumlah itu terdiri dari irigasi permukaan 7,1 hekare, rawa 1,6 juta hektare, irigasi air tanah 113 ribu hektare, irigasi pompa 44 ribu hektare dan irigasi tambak 198 ribu hektare.

"Untuk kondisi, tentunya jumlah itu masih kurang, kalau kita konversi pada jumlah penduduk, tentu ini perlu dikembangkan melalui pembangunan baru maupun rehabilitasi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini