Share

Sertijab Menteri ATR, Hadi Tjahjanto: Saya Tidak Mimpi Gantikan Pak Sofyan Djalil

Rabu 15 Juni 2022 19:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 15 470 2612271 sertijab-menteri-atr-hadi-tjahjanto-saya-tidak-mimpi-gantikan-pak-sofyan-djalil-pctMZaTGtj.jpg Serah Terima Jabatan Menteri ATR. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo melantik Mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Usai dilantik Presiden Jokowi di Istana Presiden, Hadi Tjahjanto bersama Wakilnya Raja Juli Antoni langsung melakukan serah terima jabatan (Sertijab) Menteri ATR/BPN, di Aula Prona Lt7 Gedung Kementerian ATR/BPN.

Baca Juga: Jadi Menteri ATR, Hadi Tjahjanto: Target Pertama Saya Sertifikat Tanah

"Alhamdulillah prosesi pengambilan sumpah serah terima jabatan sudah dilaksanakan dengan aman, kita semua menyaksikan yaitu proses pergantian pimpinan," ujar Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto dalam sambutannya saat melakukan sertijab, Rabu (15/6/2022).

Menurut Hadi Tjahjanto, proses pergantian pimpinan merupakan satu hal yang lumrah dan wajar terjadi dalam sebuah lingkup organisasi.

Baca Juga: Alasan Presiden Jokowi Angkat Mendag dan Menteri ATR Baru

"Saya tetap mohon di dukung seperti pak Sofyan Djalil," kata Menteri Hadi Tjahjanto.

"Saya tidak mimpi duduk menggantikan tempatnya Pak Sofyan Djalil, karena hanya tuhan yang tahu, prestasi yang sudah ditujukan pak Sofyan Djalil adalah ketika membagikan sertipikat tanah, kita akan lanjutkan," sambungnya.

Dalam sambutannya, Mantan Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil memberikan beberapa pesan kepada Hadi Tjahjanto. Sofyan Djalil mengaku senang ketika sosok penggantinya dibabat oleh Hadi Tjahjanto.

"Kemarin waktu saya di panggil Pak Presiden, saya tanya siapa yang menggantikan saya, Pak Hadi, saya spontan Alhamdulillah Pak. Teman-teman di sini sangat nyaman," sambung Sofyan Djalil.

Sofyan Djalil menjelaskan ada beberapa konsen yang harus dikerjakan adalah reforma agraria. Sebab menurutnya reforma agraria masih menjadi bagian terlemah dari program Kementerian.

"Tapi kita cukup maju dalam mekanisasi aset, dari segi sertipikat hingga 2015 46 juta bidang tanah, hari ini Alhamdulillah sudah 80 juta bidang, kita berikan sertipikat atas tanah yang mereka telah miliki," pungkas Sofyan Djalil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini