Share

Iuran Kelas 1,2 dan 3 Dihapus, Komisi IX Panggil BPJS Kesehatan

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 320 2616087 iuran-kelas-1-2-dan-3-dihapus-komisi-ix-panggil-bpjs-kesehatan-fANd2m4mtN.jpeg Iuran BPJS Kesehatan Bakal Dihapus. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Iuran BPJS kelas 1,2 dam 3 bakal dihapuskan pada awal Juli 2022. Komisi IX DPR RI pun segera memanggil BPJS Kesehatan terkait rencana penghapusan tersebut.

Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago mengatakan, penghapusan kelas BPJS Kesehatan tentu akan berdampak pada perubahan iuran. Oleh karena perlu ada lanjutan pendalaman terkait rencana ini.

"Ada ketemu BPJS Kesehatan. Dalam RDP nanti kami akan dalami," kata Irma Suryani saat dihubungi Okezone, Rabu (22/6/2022).

Baca Juga: Iuran Kelas 1,2 dan 3 Dihapus, Begini Penjelasan BPJS Kesehatan

Menurutnya, pemerintah harus benar-benar mengkaji ulang rencana penghapusan kelas 1,2 dan 3. Pasalnya balik lagi pada iuran yang dikenakan nantinya berapa.

"Ini yang kami khawatirkan, karena keanggotaan diwajibkan per Kk dan itu yang selama ini dikeluhkan rakyat. Pemerintah harus benar-benar mengkaji ulang jika harus berdampak pada perubahan kenaikan iuran," ujarnya.

Baca Juga: Tunggakan BPJS Kesehatan Lebih dari 3 Bulan Bisa Dicicil, Simak Caranya

Sebelumnya, Pejabat pengganti sementara (Pps) Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) BPJS Kesehatan Arif Budiman mengungkapkan bahwa saat ini masyarakat sudah terinformasi bahwa pada 1 Juli 2022 itu adalah rencana uji coba penerapan kelas rawat inap standar di beberapa rumah sakit.

Dia menjelaskan bahwa uji coba baru dilakukan di rumah sakit milik pemerintah saja.

“Dalam hal ini kurang dari 10 rumah sakit milik kementerian kesehatan yang tersebar di beberapa wilayah,” katanya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (20/6/2022).

Dia menyampaikan bahwa rumah sakit yang melayani peserta BPJS ini berjumah 2.800-an rumah sakit di seluruh wilayah Indonesia. Sehingga, hampir tidak ada perubahan secara masif untuk seluruh pelayanan peserta BPJS Kesehatan.

“Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam merespons kabar-kabar yang beredar khususnya terkait uji coba KRIS ini, dan umumnya terkait kebijakan yang menyangkut pelayanan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” tambah Arif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini