Share

Wapres Dorong Program Pengembangan Desa Wisata Halal

Binti Mufarida, Jurnalis · Kamis 23 Juni 2022 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 320 2616869 wapres-dorong-program-pengembangan-desa-wisata-halal-vMOew92th9.jfif Wapres Maruf Amin. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mendorong pengembangan desa wisata halal di Indonesia.

Mengingat, desa itu merupakan salah satu pengungkit ekonomi masyarakat.

“Pemerintah terus berupaya memberdayakan ekonomi perdesaan, salah satunya melalui program pengembangan desa wisata, termasuk desa wisata halal,” kata Wapres pada acara pemberian penghargaan Promosi Desa Wisata Nusantara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDPTT), di JS Luwansa, Jakarta, Kamis (23/6/2022).

 BACA JUGA:Wapres Maruf Amin: Banyak Hewan yang Terjangkit PMK Sudah Berhasil Sembuh

Sementara menurut Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di tahun 2021 jumlah desa wisata yang telah terdata sampai saat ini sebanyak 7.275 desa wisata.

Wapres mengatakan desa wisata merupakan salah satu wujud community-based tourism yang bersifat inklusif, melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat, baik pemberdayaan SDM maupun UMKM-nya.

Selain itu, Wapres meminta agar mendorong kesadaran pemangku kepentingan untuk menggaungkan daya tarik desa wisata agar menjadi destinasi favorit wisatawan dalam negeri atau pun mancanegara.

“Salah satu hal yang perlu didorong untuk pengembangan desa wisata adalah kesadaran pemangku kepentingan untuk menggaungkan daya tarik desa wisata, sebagai destinasi favorit yang menarik dikunjungi oleh para wisatawan nusantara maupun mancanegara,” ucapnya.

Sementara itu, Wapres dalam kesempatan itu mendapatkan laporan dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDPTT), Abdul Halim Iskandar pihaknya juga telah membuat aplikasi Desa Wisata Nusantara yang dapat menunjukkan desa terdekat dalam rangka mendorong pengembangan desa wisata.

Sehingga akan turut mengembangkan desa wisata di Indonesia.

“Jadi saya dengar ada aplikasi tentang desa wisata ini. Dengan demikian, promosi merupakan kunci dari pengembangan desa wisata tersebut,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini