Share

5 Fakta Penerimaan Pajak Capai Rp705 Triliun, Berikut Rinciannya

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 23 Juni 2022 19:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 320 2617122 5-fakta-penerimaan-pajak-capai-rp705-triliun-berikut-rinciannya-XZtGCoOvaq.jpg Fakta penerimaan pajak capai Rp705 triliun. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut penerimaan pajak mencapai Rp705,82 triliun sampai akhir Mei 2022.

Dia mengatakan kalau penerimaan pajak naik 53,58% dibanding penerimaan pada Mei 2021.

“Ini kenaikan yang luar biasa dari tahun lalu. Tahun lalu sudah naik, tahun ini lebih naik lagi. Penerimaan pajak ini tumbuh 53,58%,” kata Menkeu dilansir dari Antara, Kamis (23/6/2022).

Dia menjeleaskan kalau penerimaan pajak sampai Mei 2022 telah mencapai 55,8% dari target penerimaan pajak dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2022.

 BACA JUGA:Sri Mulyani Anggaran Kesehatan untuk Covid Mulai Turun, Ini Buktinya

Dirangkum Okezone, Kamis (23/6/2022), berikut fakta terkait penerimaan pajak capai Rp705,82 triliun:

1. Rincian dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Sri Mulyani merinci Pajak Penghasilan non migas mencapai Rp418,70 triliun atau 66,09 dari target APBN 2022, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mencapai Rp247,82 triliun atau 44,70% dari target.

Serta pajak Bumi dan Bangunan serta pajak lainnya mencapai Rp3,26 triliun atau 10,97% dari target, dan PPh Migas capai Rp36,04 triliun atau 76,18% dari target.

2. Meningkat Seiring Ekonomi Pulih

Dia juga menerangkan bahwa penerimaan pajak kembali mengalami peningkatan karena perekonomian mulai pulih sehingga konsumsi, investasi, dan ekspor meningkat yang berkontribusi positif bagi penerimaan pajak.

4. Harga Komoditas Meningkat

Dia pun memastikan harga komoditas dan penghentian pemberian insentif pajak juga turut meningkatkan penerimaan pajak pada Mei 2022.

5. Imbauan Sri Mulyani

Menurutnya, secara bruto pertumbuhan penerimaan pajak pada Mei 2022 hanya mencapai 43,5% year on year atau lebih rendah dibandingkan penerimaan pajak pada April 2022 yang tumbuh 60,1% year on year.

“Jadi kita tidak boleh berasumsi bahwa penerimaan pajak akan terus menerus dalam kondisi yang double digit dan sangat tinggi pertumbuhannya,” pintanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini