Share

Kenali Gejala Penyakit Mulut dan Kuku Sebelum Beli Hewan Kurban, Cek dengan Teliti Ya!

Ikhsan Permana, Jurnalis · Sabtu 25 Juni 2022 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 25 320 2617955 kenali-gejala-penyakit-mulut-dan-kuku-sebelum-beli-hewan-kurban-cek-dengan-teliti-ya-no2E0m0lAx.jpg Ilustrasi sapi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menjelang hari raya Idul Adha permintaan hewan ternak di pasaran biasanya mengalami peningkatan.

Namun sayangnya, pelaksanaan hari raya kurban tahun ini malah diterpa wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Bagi yang akan membeli hewan kurban sebaiknya lebih waspada dan teliti terhadap kondisi hewan.

Anda bisa mengenali hewan yang tertular virus PMK dengan melihat gejala-gejalanya.

 BACA JUGA:800 Ribu Hewan Ternak Ditargetkan Suntik Vaksin PMK Sebelum Idul Adha

Ada beberapa gejala yang menunjukan hewan ternak tertular virus PMK.

Dikutip dari laman Instagram resmi Kementerian Pertanian (Kementan) pada Sabtu (25/6/2022), berikut tanda-tandanya.

Hewan kambing dan domba yang tertular PMK memiliki beberapa gejala seperti:

1. Lesi atau lapuh pada sekitar gusi, lidah, rongga mulut dan bibir

2. Keluar air liur berlebihan (hipersalivasi)

3. Kemtian pada hewan muda

4. Lesi kurang terlihat atau lesi pada kaki tidak terlihat

Sedangkan hewan sapi atau kerbau yang tertular PMK memiliki beberapa gejala, seperti:

1. Demam sampai 41 derajat dan menggigil

2. Tidak nafsu makan

3. Penurunan produksi susu yang drastis pada sapi perah 2-3 hari

4. Keluar air liur berlebihan dan berbusa di lantai kandang

5. Saliva terlihat menggantung

6. Hewan terlihat lemas

7. Kuku terluka dan lepas

8. Menggeratakan gigi, menggosokkan mulut dan suka menendang kaki

9. Memiliki komplikasi berupa erosi pada lidah

10. Penurunan produksi permanen

11. Mengalami kematian pada hewan muda

12. Kehilangan berat badan secara permanen.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang dilihat dari situs siagapmk.id, terdapat 254.553 kasus PMK.

Di mana kasus aktif yang masih tersisa yakni sebanyak 168.580 ekor, dinyatakan sembuh 82.185 ekor, potong bersyarat 2.367 ekor dan dinyatakan mati 1.421 ekor.

Dalam data itu dijelaskan Provinsi Jawa Timur menduduki peringkat pertama kasus tertinggi PMK dengan jumlah 97.571 kasus.

Di susul Nusa Tenggara Barat (NTB) 39.758 kasus dan Aceh 30.128 kasus.

Sementara itu, untuk hewan ternak yang paling banyak terkena penyakit yakni sapi sebanyak 248.533 ekor, kerbau 4.070 ekor dan kambing 1.092 ekor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini