Share

Curangi Meteran SPBU, Pengelola Bisa Kantongi Rp7 miliar

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Minggu 26 Juni 2022 15:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 26 320 2618523 curangi-meteran-spbu-pengelola-bisa-kantongi-rp7-miliar-bN7PdSba8A.jpg Pengelola SPBU curang (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Terungkap kecurangan yang dilakukan pada salah satu SPBU yang berlokasi di Jalan Raya Serang - Jakarta KM 70 Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang Banten.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga menjelaskan modus SPBU curang itu dengan cara memodifikasi mesin dispenser menggunakan alat berupa remote control.

Hal tersebut membuat alat pengukur pada SPBU itu bisa berubah, atau bisa dikatakan jumlah uang yang dibayarkan untuk membeli SPBU, tidak sama dengan jumlah bensin yang diterima oleh pembelinya.

"Pertalite, Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite, dan Solar yang dilakukan oleh petugas SPBU tersebut dengan cara melakukan pengaturan pada mesin dispenser yang sudah dimodifikasi dengan menggunakan alat berupa remote control.” kata Shinto pada keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (26/6/2022).

Kasubbid I Industri Perdagangan dan Investasi (Indagsi) Ditreskrimsus Polda Banten Kompol Chandra Sasongko dari aksinya tersebut setidaknya pihak pengelola SPBU mampu meraup keuntungan hingga Rp7 miliar.

"Dari hasil pemeriksaan para pelaku menjalankan kecurangan penjualan BBM ini mendapat keuntungan sebesar 4-5 juta per hari dengan jumlah keuntungan sekitar Rp7.000.000.000,” kata Chandra.

Menurutnya para pelaku dengan sengaja menambahkan komponen elektrik remote control serta saklar otomatis pada dispenser SPBU, sehingga dalam memperdagangkan BBM jenis Pertalite, Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite, dan Solar yang mengakibatkan tidak sesuai dengan ukuran takaran timbangan atau jumlah yang dibeli.

"Lain menurut ukuran yang sebenarnya, isi bersih, berat bersih, atau jumlah yang sebenarnya,” pungkas Chandra.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini