Share

Blue Bird (BIRD) Sepakat Bagi Dividen Rp150 Miliar

Anggie Ariesta, Jurnalis · Selasa 28 Juni 2022 10:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 278 2619463 blue-bird-bird-sepakat-bagi-dividen-rp150-miliar-LLyJLx4haR.jpg Blue Bird bagi dividen. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Blue Bird Tbk (BIRD) sepakat untuk membagikan dividen sebesar Rp150,12 miliar.

Selain itu, Blue Bird juga akan menyerahkan dividen sebesar Rp6,5 miliar kepada PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Selasa (28/6/2022), Komisaris Utama Blue Bird Noni Sri Ayati mengatakan, hasil RUPST telah menetapkan pembagian dividen tunai yang berasal dari sebagian laba ditahan Perseroan yang belum ditentukan penggunaannya untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021, sebesar Rp150,12 miliar atau 6,72% dari seluruh laba ditahan yang akan dilaksanakan pada 22 Juli 2022.

"Sisanya akan dibukukan sebagai laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya," ujar Noni dalam keterangan resminya.

 BACA JUGA:Blue Bird Tambah 5.000 Unit Armada, 500-nya Mobil Listrik

Selain pembagian dividen, dalam RUPST BIRD juga disetujui untuk menunjuk kembali KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan, member of Crowe Global untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan entitas Anak untuk tahun buku 2022.

Dalam kesempatan yang sama, RUPST juga menyetujui pengangkatan kembali Gunawan Surjo Wibowo sebagai Komisaris perseroan, dan Rinaldi Firmansyah sebagai Komisaris Independen perseroan.

Serta mengangkat 3 anggota Dewan Komisaris baru, yaitu Irjen Pol, (Purn) Budi Setiyadi, Komjen Pol. (Purn) Setyo Wasisto, dan Alamanda Shantika, masing-masing sebagai Komisaris Independen Perseroan.

Adapun Budi Setiyadi sebelumnya merupakan Dirjen Kementerian Perhubungan.

Sedangkan Alamanda adalah pendiri sekolah coding Binar Academy dan mantan perintis yang juga Vice President of Product di Gojek.

RUPST Blue Bird juga menetapkan remunerasi kotor bagi semua anggota Dewan Komisaris perseroan untuk tahun buku 2022, sama dengan keputusan RUPS Tahunan perseroan tahun 2019, yaitu keseluruhan maksimum sebesar Rp5,65 miliar.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Sigit Djokosoetono menambahkan, Bluebird berkomitmen untuk terus bertransformasi menyesuaikan kebutuhan pelanggan demi menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan.

Menurut Sigit, BIRD telah menunjukkan keberhasilan strategi pertumbuhan jangka panjang yang mencakup pertumbuhan organik, menangkap peluang tren mobilitas ramah lingkungan melalui peremajaan dan pengadaan armada berbahan bakar gas alam terkompresi (CNG) dan mobil listrik di berbagai kota besar di Indonesia, ekspansi layanan dengan menggandeng mitra strategis, serta meningkatkan efektivitas operasional Perseroan.

"Hal ini direalisasikan melalui pemanfaatan kekuatan neraca dan arus kas perusahaan serta memaksimalkan sinergi Group Blue Bird," jelas Sigit.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini