Share

Golden Flower (POLU) Rugi Rp51,50 Miliar Imbas Penjualan Merosot

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Selasa 28 Juni 2022 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 278 2619616 golden-flower-polu-rugi-rp51-50-miliar-imbas-penjualan-merosot-EtspwmpilX.jpg Golden Flower alami kerugian (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Golden Flower Tbk (POLU) mencatat rugi bersih tahun 2021 membengkak 749,63% menjadi Rp51,50 miliar dari sebelumnya Rp6,10 miliar. Produsen garmen mencatatkan penurunan penjualan sebesar 46,68% mencapai Rp104,78 miliar pada tahun 2021, dibandingkan tahun 2020 sebanyak Rp196,51 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan tahunan, Selasa (28/6/2022), penjualan pakaian di tingkat lokal dan ekspor kompak merosot dibandingkan tahun 2020. Nilai ekspor mencapai Rp98,34 miliar, sementara penjualan dalam negeri Rp6,48 miliar.

Dari segi produk, penjualan blus wanita berkontribusi terbesar terhadap pemasukan, yakni mencapai Rp88,25 miliar, disusul seragam, aksesori Rp14,04 miliar, dan kemeja pria Rp2,48 miliar.

Sejalan dengan penurunan penjualan, beban pokok juga menyusut menjadi Rp111,40 miliar, dari tahun 2020 sebesar Rp182,33 miliar.

Namun, pos beban umum dan administrasi justru membengkak menjadi Rp46,09 miliar, dari Rp16,11 miliar. Ini terjadi akibat adanya tambahan penyisihan penurunan nilai persediaan sebesar Rp18,87 miliar, dan penyisihan penurunan nilai piutang Rp16,11 miliar.

Dengan demikian, rugi per saham dasar POLU anjlok dari sebelumnya minus Rp8,- menjadi minus Rp69,-.

Per 31 Desember 2021, POLU mencatatkan total aset sebesar Rp203,21 miliar, anjlok 27,93% dibandingkan aset tahun 2020 sebanyak Rp281,99 miliar.

Hal tersebut terjadi akibat penyusutan kewajiban pembayaran utang atau liabilitas perseroan, dari sebelumnya Rp121,08 miliar menjadi Rp64,59 miliar. Sementara jumlah modal atau ekuitas juga turun dari semula Rp160,91 miliar, menjadi Rp138,61 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini