Share

81.901 Hewan Ternak Sudah Vaksin PMK

Heri Purnomo, Jurnalis · Selasa 28 Juni 2022 21:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 320 2620012 81-901-hewan-ternak-sudah-vaksin-pmk-gjTjA26ZO3.jpg Wabah Penyakit Mulut dan Kuku di Hewan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Program vaksinasi kepada hewan ternak terus digencarkan oleh pemerintah. Hal itu ditujukan sebagai langkah antisipasi terhadap penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang saat ini sudah terjadi di 19 provinsi di wilayah Indonesia.

Berdasarkan data siagapmk.id jumlah hewan yang sudah divaksinasi hingga hari ini, Selasa (28/6/2022) sebanyak 81.901 ekor.

Di mana daerah yang paling aktif menyuntikkan vaksin PMK adalah Kabupaten Malang, yakni sebanyak 24.483 ekor hewan ternak. Kemudian, Kabupaten Bandung Barat sebanyak 10.771, Kabupaten Bandung sebanyak 4.882, Pasuruan sebanyak 4.746 ekor, Blitar 3.186 dan Banyumas sebanyak 1.729 ekor.

Adapun untuk kasus hewan ternak yang terjangkit PMK saat ini sudah mencapai 285.833 kasus. Sedangkan hewan sembuh hingga saat ini jumlahnya baru 92.442 ekor hewan. Sementara untuk hewan yang belum sembuh mencapai 188.980 ekor hewan.

Untuk wilayah yang terkena wabah PMK saat ini sudah ada di 19 provinsi dan 221 kabupaten/ kota yang tertular. Data tersebut mengalami kenaikan di enam kabupaten kota. Di mana pada Kamis (23/6/2022) jumlah yang tertular hanya ada di 215 kabupaten/kota yang tertular.

Meningkatnya kasus hewan ternak yang terwabah PMK ini juga mengukur tren kenaikan pada hewan ternak yang mati. Jika dibandingkan dengan tanggal 23, hingga saat ini setidaknya hewan mati bertambah 374 ekor menjadi 1.707.

Adapun hewan yang dilakukan pemotongan bersyarat mengalami peningkatan yjika dibandingkan dengan catatan sebelumnya. Jika sebelumnya 2.258 hewan ternak dilakukan pemotongan bersyarat, maka per hari ini jumlahnya sudah menjadi 2.704 ekor hewan.

Sebelumnya, pemerintah telah melakukan distribusi vaksin darurat PMK sebanyak 651.700 dosis sejak Jumat (24/6/2022), dan telah diterima berbagai daerah kantong ternak nasional. Vaksin darurat dipersiapkan sebanyak 3 juta dosis, dan selanjutnya pemerintah akan terus menambah jumlah vaksin PMK hingga 29 juta dosis dengan skema dibiayai dana dari PCPEN.

Direktur Jenderal Peternakan Nasrullah mengatakan saat ini pemerintah menetapkan 5 kunci STOP PMK dengan 5M, yaitu.

1. Memberikan vaksin pada ternak sehat

2. Menjaga sanitasi dan biosekuriti kandang.

3. Membatasi lalu lintas ternak dan produk ternak

4. Mengisolasi Ternak Sakit dan Ternak Baru

5. Melaksanakan stamping out (pemusnahan) ternak sakit PMK di pulau yang masih bebas PMK.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini