Share

Pan Brothers Bidik Rights Issue USD50 Juta Perkuat Struktur Modal

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 29 Juni 2022 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 278 2620371 pan-brothers-bidik-rights-issue-usd50-juta-perkuat-struktur-modal-dWkTNaYLxa.jpg Pan Brother bakal lakukan rights issue (Foto: Freepik)

JAKARTAPT Pan Brothers Tbk (PBRX) menggelar Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue pada akhir 2022 atau awal 2023. PBRX sudah mengantongi persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

Direktur PBRX, Fitri Ratnasari Hartono mengatakan, dengan restu tersebut, perseroan akan mendukung pengembangan bisnis tekstil dan garmen.

”Target dana right issue sekitar USD50 juta yang akan kami gunakan semuanya untuk modal kerja,“ ujarnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, perseroan bakal meningkatkan modal dasar dari Rp300 miliar menjadi Rp647 miliar, dengan menambah sebanyak 5.521.704.389 lembar saham baru. Di mana PT. Trisetijo Manunggal Utama sebagai pemegang saham pengendali perseroan akan bertindak selaku pembeli siaga right issue tersebut.

Sementara itu, dalam RUPST, pemodal menyetujui penyisihan Rp1 miliar dari laba bersih tahun 2021 sebagai cadangan, sesuai dengan ketentuan Pasal 70 UU No 40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas.

Sedangkan sisa laba bersih tahun 2021 dicatatkan sebagai laba ditahan. Dia juga menyampaikan, kinerja pendapatan tahun 2022 diharapkan tumbuh 10% dibanding tahun 2021, tapi laba bersih dapat tumbuh lebih tinggi dibanding pertumbuhan pendapatan.”Kami harap laba bisa seperti di tahun 2019 dan 2020, karena dampak pandemi Covid sehingga kita bisa lebih efisien. Misalnya, Kalau masa Covid-19, biaya logistik tinggi,” ujarnya.

Untuk menopang rencana itu, terang dia, perseroan menyiapkan belanja modal sebesar USD5 juta untuk pemeliharaan. Sedangkan kapasitas produksi tetap di angka 117 juta potong per tahun. Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan penjualan tumbuh 10% dibandingkan dengan realisasi penjuualan di tahun 2021. Kenaikan penjualan ini juga akan diikuti dengan upaya otomatisasi dan digitalisasi di pabrik PBRX.

Kata Fitri Ratnasari Hartono, saat ini kapasitas pabrik Pan Brother mencapai 117 juta pieces per tahun dan tidak ada perubahan di tahun 2022.

“Meski kapasitas masih sama, kami terus menerus melaksanakan otomatisasi dan digitalisasi sehingga output-nya bisa naik. Jadi kami laksanakan perubahan beberapa mesin yang bisa otomatis. Tapi sejauh ini kami tidak ada rencana fisik membangun pabrik baru atau lokasi baru,” ujarnya.

Menurutnya, dengan strategi ini, Pan Brothers yakin penjualan dapat naik 10% yoy di sepanjang 2022. Sedangkan untuk prospek di 2023, Fitri mengatakan, perusahaan masih melihat tambahan modal kerja akan cukup atau tidak. Jika mencukupi, pihaknya lebih berani untuk menambah order. Di tahun depan, PBRX optimistis target pertumbuhan penjualan di kisaran 10%-15%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini