Share

Hore Bansos di 2023 Masih Cair, Ada PHK, Kartu Sembako sampai Subsidi Listrik

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Rabu 29 Juni 2022 09:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 320 2620148 hore-bansos-di-2023-masih-cair-ada-phk-kartu-sembako-sampai-subsidi-listrik-bc6uyacfDr.jpg Daftar Bansos Cair di 2023. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa anggaran perlindungan sosial akan mencapai sekitar Rp432,2 triliun hingga Rp441,3 triliun.

Adapun jumlah tersebut sedikit lebih tinggi dari total anggaran perlindungan sosial dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 yang sebesar Rp431,5 triliun.

Baca Juga: Syarat Penerima BLT UMKM Cair Rp600.000, Apa Saja?

Pemerintah tetap menambah anggaran perlindungan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Kita harap APBN tetap menjalankan fungsi sebagai shock absorber untuk menjaga masyarakat, baik melalui PKH (Program Keluarga Harapan), kartu sembako, subsidi listrik, subsidi LPG, dan jaminan kehilangan pekerjaan," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Dia merinci, pada 2020 anggaran perlindungan sosial mencapai Rp498,0 triliun atau melonjak hingga hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp308,4 triliun karena penyebaran pandemi Covid-19.

Baca Juga: Bantuan PKH, Kartu Sembako hingga Subsidi Listrik Bakal Cair Rp441,3 Triliun

Pada tahun itu anggaran perlindungan sosial sebetulnya hanya sebesar Rp293,2 triliun tetapi kemudian pemerintah menambah Rp204,7 triliun untuk menopang masyarakat yang terdampak Covid-19.

Pada 2021 anggaran perlindungan sosial turun dibandingkan 2020 menjadi sebesar Rp468,3 triliun karena penurunan anggaran perlindungan sosial untuk mengatasi dampak Covid-19 yang menjadi sebesar Rp468,3 triliun.

Anggaran perlindungan sosial untuk mengatasi dampak Covid-19 pun kembali turun pada 2022 menjadi hanya sebesar Rp99,4 triliun.

Pada 2023 kebijakan perlindungan sosial diarahkan pada perbaikan data, perbaikan penargetan penerima, pengurangan angka kemiskinan, penguatan perlindungan sosial sepanjang hayat, dan mendorong perlindungan sosial adaptif. Shelma Rachmahyanti

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini