Share

Sosialisasi Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindung Diperpanjang 3 Bulan

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Sabtu 02 Juli 2022 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 02 320 2622313 sosialisasi-beli-minyak-goreng-curah-pakai-pedulilindung-diperpanjang-3-bulan-43qTouvK0l.jpg Beli minyak goreng curah pakai aplikasi (Foto: Antara)

JAKARTA - Sosialisasi beli minyak goreng curah pakai aplikasi pedulilindungi diperpanjang. Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan meminta masa sosialisasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi masyarakat yang membeli Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) diperpanjang selama 3 bulan.

Luhut mencatat sosialisasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi masyarakat terkait transaksi jual beli Minyak Goreng Curah Rakyat di pengecer telah terdaftar di aplikasi SIMIRAH 2.0 maupun PUJLE.

Namun, masih banyak ditemui pengecer yang belum mengunduh QR Code Peduli Lindungi.

โ€œSaya juga minta masa transisi dan sosialisasi penggunaan PeduliLindungi yang tadinya 2 minggu, bisa diperpanjang selama 3 bulan. Kita harus memahami proses adaptasi yang masih dibutuhkan oleh teman-teman di lapangan,โ€ ungkap Luhut, Sabtu (2/7/2022).

Selama masa perpanjangan sosialisasi, masyarakat tetap dapat membeli MGCR tanpa perlu menunjukkan NIK. Namun, pemerintah para pengecer dan pembeli bisa memulai menggunakan dan membiasakan penggunaan PeduliLindungi dalam proses jual beli MGCR.

Untuk itu, pengecer akan didorong segera mencetak QR Code Peduli Lindungi melalui SIMIRAH 2.0 atau PUJLE dan menempelnya di tempat penjualan.

Selain itu, pemerintah juga akan terus mengembangkan penggunaan PeduliLindungi sebagai alat pengawasan dan kontrol distribusi minyak goreng untuk mengantisipasi kembali terjadinya kenaikan harga minyak goreng di pasaran.

Pemerintah, lanjut Luhut, juga sepakat akan segera mendorong penyesuaian harga MGCR di luar Jawa-Bali yang masih belum sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Luhut juga meminta kepada Kemendag supaya pelaksanaan program minyak goreng kemasan rakyat (MinyaKita) bisa dipercepat.

โ€œUntuk akselerasi minyak goreng kemasan perlu diberikan insentif yang menarik bagi produsen, sehingga mereka dapat bergerak lebih cepat dan pengiriman juga menjadi lebih mudah karena dapat menggunakan jalur distribusi biasa seperti kapal kontainer, tidak harus menggunakan kapal curah,โ€ ungkap Luhut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini