Share

Pengusaha Menjerit! Menko Luhut Siapkan Jurus Dongkrak Harga CPO

Heri Purnomo, Jurnalis · Sabtu 02 Juli 2022 17:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 02 320 2622417 jurus-luhut-dongkrak-harga-cpo-ampuh-enggak-7nxaEil2IX.jpg Menko Luhut siapkan cara menaikkan harga CPO (Foto: Kemenko Marves)

JAKARTA - Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyiapkan sejumlah jurus untuk meningkatkan harga CPO. Pasalnya, pengusaha CPO sudah mengeluhkan rendahnya harga CPO di pasaran.

Salah satu upaya meningkatkan harga CPO adalah meningkatkan penggunaan CPO untuk campuran bahan bakar. Dengan begitu, CPO yang saat ini masih tersedia di tanki-tanki penyimpanan bisa terserap lebih cepat, sehingga diharapkan juga bisa lebih cepat untuk menyerap kembali TBS para petani sawit yang saat ini harganya tengah jatuh.

Jika saat ini pengunaan CPO hanya 30% (B30) untuk campuran BBM jenis solar, maka Menko Luhut meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), hingga Pertamina untuk meningkatkan penggunaan CPO untuk bahan bakar solar atau bio solar.

Menko Luhut Menargetkan pada Semester II ini paling tidak naik dari B30 atau 30% CPO menjadi B35/B40 atau campuran CPO pada solar menjadi 40%.

"Salah satu langkah untuk meningkatkan harga Crude Palm Oil (CPO) pada semester II adalah dengan menaikkan B30 menjadi B35/B40 dan diterapkan secara fleksibel tergantung pasokan dan harga CPO," kata Menko Luhut dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/7/2022).

"Saya harap seluruh kementerian dan lembaga yang terkait dapat segera menindaklanjuti pekerjaan terkait isu ini," sambungnya.

Disamping upaya itu pemerintah juga akan melakukan langkah percepatan realisasi ekspor dikarenakan kapasitas tangki-tangki yang dalam waktu dekat akan kembali penuh. Selain itu, hal ini juga dilakukan mengingat masih rendahnya harga TBS di sisi petani.

"Saya minta Kemendag untuk dapat meningkatkan pengali ekspor menjadi 7 (tujuh) kali untuk ekspor sejak 1 Juli ini dengan tujuan utama untuk menaikkan harga TBS di petani secara signifikan,” pungkas Menko Luhut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini