Share

Iuran BPJS 1,2 dan 3 Dihapus, Ini Fasilitas Kesehatan yang Didapat di Kelas Standar

Antara, Jurnalis · Selasa 05 Juli 2022 17:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 320 2624129 iuran-bpjs-1-2-dan-3-dihapus-ini-fasilitas-kesehatan-yang-didapat-di-kelas-standar-x4DZ4qmDQO.jpeg Iuran BPJS Kesehatan Bakal Dihapus. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - BPJS Kesehatan melakukan tahp uji coba Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) pada sejumlah rumah sakit. Adapun fasilitas yang diterima untuk kelas ini seperti tempat tidur maksimal empat unit dalam satu ruangan.

Uji coba penerapan KRIS ini dilakukan seiring rencana penghapusan kelas 1,2 dan 3. BPJS Kesehatan pun memastikan selama masa uji coba KRIS seluruh rumah sakit (RS) memberikan pelayanan terbaiknya.

Baca Juga: Uji Coba Kelas Rawat Inap Standar, BPJS Kesehatan Blakblakan Kesiapan RS

Pejabat pengganti sementara (Pps) Kepala Humas BPJS Kesehatan Arif Budiman menyatakan selama proses uji coba KRIS, diutamakan untuk melihat kesiapan rumah sakit dalam menerapkan sembilan hingga 12 kriteria KRIS yang sudah ditetapkan.

"Misalnya, ketersediaan tempat tidur maksimal empat unit dalam satu ruangan, standar ketersediaan tenaga kesehatan, standar suhu ruangan dan sebagainya," ujarnya, dikutip Antara, Selasa (5/7/2022).

Baca Juga: Iuran Kelas 1,2 dan 3 Dihapus, BPJS Kesehatan Uji Coba KRIS di 5 Rumah Sakit Pemerintah

Menurutnya, penetapan tujuan kriteria KRIS untuk meningkatkan standar mutu pelayanan, keamanan, dan kenyamanan bagi peserta JKN.

"BPJS Kesehatan senantiasa mengedepankan mutu pelayanan dan kepuasan para peserta. Dan kami pun senantiasa mendukung dan menjalankan setiap regulasi yang telah ditetapkan pemerintah," ujarnya.

Dia mengatakan uji coba KRIS bergulir pada Juli 2022 di lima rumah sakit milik pemerintah. Uji coba itu merupakan melibatkan koordinasi Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) dan Kementerian Kesehatan RI

Arif mengatakan BPJS Kesehatan bukan sebagai sektor utama dalam penerapan uji coba KRIS.

"BPJS Kesehatan berperan dalam mengelola pendaftaran, iuran dan menjamin biaya pelayanan kesehatan para peserta JKN, sekaligus memastikan mutu layanan secara optimal," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini