Share

Menteri ATR Perintahkan Layanan Sertifikat Tanah Tetap Buka Sabtu-Minggu

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Selasa 05 Juli 2022 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 470 2624145 menteri-atr-perintahkan-layanan-sertifikat-tanah-tetap-buka-sabtu-minggu-hEI4Zwxhe2.jpg Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto. (Foto: MPI)

SURAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto menginstruksikan kepada seluruh kantor pertanahan untuk tetap menyediakan layanan di Hari Sabtu - Minggu.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk memfasilitasi masyarakat agar yang tidak memiliki waktu di hari kerja Senin-Jumat untuk mengurus surat tanahnya sendiri.

"Layanan prioritas untuk masyarakat yang ingin mengurus langsung termasuk pada hari Sabtu Minggu, kami berikan karpet merah," ujar Menteri Hadi dalam video conference di Kendal, Selasa (5/6/2022).

 BACA JUGA:Tegas! Menteri ATR Pastikan Urus Sertifikat Tanah Mudah hingga Tak Ada Pungli

Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi penggunaan calo untuk di kantor pertanahan yang biasanya disebabkan karena kantor hanya buka di hari kerja, sedangkan masyarakat harus bekerja.

"Saya buka Sabtu - Minggu untuk masyarakat yang bekerja dari Senin sampai Jumat, mereka libur, mereka punya waktu untuk mengurus sendiri, karena poin penting mengurus sendiri," tegasnya.

Dia menekankan waktu layanan di kantor pertanahan juga harus terus dilakukan, bahkan meskipun masuk jam makan siang.

Hal itu dapat diinisiasi dengan adanya pergantian petugas ketika masuk jam makan siang.

"Bahkan pada saat jam makan siang mereka juga harus melayani, sehingga tidak ada istirahat, secara bergantian melayani, yang penting masyarakat terlayani dengan baik," jelasnya.

Menurutnya, sulit dan terbatasnya waktu operasional kantor pertanahan membuat celah untuk para calo untuk mengurus sertifikat tanah.

Terakhir, Menteri Hadi meminta masyarakat untuk mengurus sertifikat tanah dengan datang langsung ke kantor tanpa calo.

Sejak awal dilantik sebagai Menteri ATR/BPN, Hadi memang bertitah untuk kerap melakukan kunjungan kerja atau terjun langsung dilapangan.

Dia ingin mengumpulkan masalah yang kerap terjadi, kemudian dibuat kebijakan untuk mengatasi Maslaah tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini