Share

Simak Ya! Ini Cara Bedakan Sapi Gelonggongan untuk Hindari Kecurangan saat Beli Hewan Kurban

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Selasa 05 Juli 2022 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 622 2623773 simak-ya-ini-cara-bedakan-sapi-gelonggongan-untuk-hindari-kecurangan-saat-beli-hewan-kurban-QHYBIKxyNF.jpg Cara Bedakan Sapi Gelonggongan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Cara membedakan sapi gelonggongan untuk menghindari kecurangan saat beli hewan kurban. Sapi gelonggongan kerap menjadi momok saat menjelang Hari Raya Idul Adha. Bagaimana tidak, tak sedikit kasus orang yang berkurban menjadi korban kecurangan yang dilakukan oleh penjual hewan kurban.

Daging gelonggongan adalah daging yang diperoleh dari hewan yang sebelum dipotong terlebih dahulu diberi minum air secara berlebihan. Bahkan, tak jarang hewan bersangkutan pingsan lantaran berlebihan mengonsumsi air, baru setelah itu ternak dipotong.

Sapi digelonggong tak hanya untuk dijadikan daging potong, melainkan saat momen tertentu pun banyak sapi yang digelonggong oleh oknum pedagang nakal. Seperti saat Lebaran Idul Fitri dan Idul Adha.

Diketahui, tujuan dari pemberian minum berlebih itu untuk mendapatkan timbangan berat badan sapi lebih berat. Sehingga harga jual yang diperoleh dari tindakan secara curang ini lebih mahal dari harga aslinya.

Untuk menghindari kecurangan itu, para calon pembeli hewan kurban hendaknya mengetahui bagaimana cara membedakan hewan kurban terutama sapi yang gelonggongan maupun bukan.

Lantas, bagaimana cara membedakan sapi gelonggongan untuk menghindari kecurangan saat beli hewan kurban? Untuk mengetahuinya, simak rangkuman berikut ini.

Cara Membedakan Sapi Gelonggongan untuk Menghindari Kecurangan Saat Beli Hewan Kurban

Dikutip dari berbagai sumber, Okezone, Selasa (5/7/2022) Cara membedakan sapi gelonggongan untuk hewan kurban dapat dilihat dari bentuk fisik hewan kurban. Mulai dari bentuk badan, kondisi rambut, dan kakinya.

Umumnya sapi yang gemuk karena banyak dagingnya adalah sapi yang gilig atau berisi dan bulat panjang, jarak antara kaki kiri dan kanan lebar, serta bentuk badannya segi empat. Sementara sapi gelonggongan biasanya akan malas berdiri, hidung basah kemudian sering mengeluarkan air seni rata-rata 10 menit sekali.

Demikian cara membedakan sapi gelonggongan untuk menghindari kecurangan saat beli hewan kurban. Sebisa mungkin para calon pembeli hewan kurban dapat cermat dan melihat langsung kondisi hewan kurban agar tidak menjadi korban kecurangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini