Share

Wanita asal Malang Raup Cuan Puluhan Juta dari Jualan Baju Impor, Begini Kisahnya

Avirista Midaada, Jurnalis · Rabu 06 Juli 2022 10:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 06 455 2624427 wanita-asal-malang-raup-cuan-puluhan-juta-dari-jualan-baju-impor-begini-kisahnya-oPPlBt4Uex.jpg Ibu muda di Malang sukses bisnis baju impor. (Foto: MPI)

MALANG - Siapa sangka pakaian impor mahal dari Amerika Serikat (AS) tapi di tangan ibu muda asal Malang ini bisa dengan harga terjangkau.

Diketahui, wanita bernama Dessy Prayogo (29) mendapat cuan ratusan juta saat pandemi Covid-19.

Di mana cuannya itu mengalir dari bisnis jual pakaian wanita di tahun 2016.

Dia memasarkan pakaian wanita itu perempuan secara online.

Hal ini diawali dari kegemaran berbelanja pakaian yang membuatnya berpikir untuk mencari peluang yang ada.

 BACA JUGA:Raup Cuan, Bisnis Perkakas Rumah Tangga dari Seng Kebanjiran Pesanan untuk G20

"Saya memang suka fashion, kemudian tahun 2016 mencoba usaha pakaian, bertahap, kok semakin ke sini malah laku, ya bersyukur, sampai sekarang masih jalan," kata Dessy saat diwawancarai MNC Portal, pada Rabu pagi (6/7/2022).

Produk fashionnya diberi nama Lets Dress Up dan hanya melalui media sosial Instagram saja untuk berjualan.

Pakaian yang dijual berasal dari AS dengan harga kisaran Rp1.000.000.

"Saya jual busana untuk wanita muda seperti gaun ke pesta, kemudian busana casual. Semua impor dari Amerika, memang barangnya jarang desainnya yang ada di Indonesia, tapi harganya miring," katanya.

Keberaniannya membuka usaha fashion tidak terlepas dari pemikirannya bahwa karakter wanita saat ini cenderung untuk tidak ingin menggunakan pakaian yang itu-itu saja.

Sehingga Dessy percaya bahwa berjualan pakaian wanita tidak akan pernah rugi asal memahami target pasar dari produk yang dijual.

"Karena cewek itu gampang bosan soal pakaian, perempuan kecenderungan enggak mau pakai pakaian yang itu-itu saja, maka akan belanja mencari sesuatu yang baru. Target pasar saya untuk pakaian ini adalah wanita kelas menengah ke bawah," jelasnya.

Wanita yang tinggal di Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kota Malang ini setiap bulannya bisa meraup omzet hingga puluhan juta rupiah.

Saat ini, penjualan pakaiannya pun setiap bulan bisa laku mencapai ribuan.

Meski begitu, selama satu tahun awal pandemi Covid-19 2020, Dessy sempat berhenti berjualan karena adanya pembatasan pengiriman barang dari AS ke Indonesia.

"Enggak tahu kenapa awal pandemi itu, ambil barang dari Amerika susah banget jadi kita selama satu tahun close. Tapi kemudian buka lagi, sekarang saya ada dua pegawai yang mengurus usaha pakaian," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini