Share

Melantai di BEI, Saham Saraswanti Indoland (SWID) Naik 3%

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Kamis 07 Juli 2022 09:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 278 2625127 melantai-di-bei-saham-saraswanti-indoland-swid-naik-3-sMXzbr5KCy.JPG Saraswanti Indoland IPO. (Foto: MPI)

JAKARTA - Emiten pengembang properti yang baru saja melantai di bursa PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) langsung bergerak menguat cukup signifikan.

Data pembukaan perdagangan Kamis (7/7/2022), SWID dibuka naik 3% di Rp206, beberapa detik setelahnya langsung melejit hingga menyentuh auto rejection atas (ARA) 35,00% di Rp270.

Pukul 09.12 WIB, SWID bergerak fluktuatif di atas 20 persen dengan transaksi sebanyak 151,14 juta senilai Rp39,56 miliar.

 BACA JUGA:IPO, Intip Profil Saraswanti Indoland Development (SWID)

SWID menjadi perusahaan tercatat ke-22 di BEI pada 2022.

Pengembang properti itu menetapkan harga IPO Rp200 per saham, dan sempat mencatat kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga 22 kali.

Mengutip laman e-IPO, Saraswanti Indoland Development merupakan salah satu pengembang ternama yang berdiri sejak 2010. Perseroan merupakan anak perusahaan dari Kelompok Usaha Saraswanti, yang bergerak dalam bidang properti, khususnya dalam pengembangan High Rise Building, berupa Apartemen, Condotel, dan Convention Hall.

SWID melepas 340 juta saham atau sebesar 6,31% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan nilai nominal Rp20 per saham.

Dengan nilai tersebut, perseroan menargetkan dana yang terkumpul dari aksi korporasi ini sebesar Rp68 miliar.

SWID secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 340 juta waran seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak 6,74% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum perdana saham ini disampaikan.

Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal penjatahan.

Setiap pemegang satu saham baru perseroan berhak memperoleh satu waran seri I di mana setiap satu waran seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel. Waran seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama satu tahun.

Waran Seri I adalah efek yang diterbitkan oleh perseroan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk memesan saham biasa atas nama perseroan yang bernilai nominal Rp20 setiap sahamnya dengan harga pelaksanaan Rp250.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini