Share

Sukses IPO, Saraswanti Indoland (SWID) Targetkan Rp100 Miliar di 2022, untuk Apa?

Anggie Ariesta, Jurnalis · Kamis 07 Juli 2022 09:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 278 2625129 sukses-ipo-saraswanti-indoland-swid-targetkan-rp100-miliar-di-2022-untuk-apa-b8pkOm6nLs.jpg Saraswanti Indoland Development IPO. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Setelah berusia 12 tahun berbisnis, PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) memutuskan untuk melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) hari ini, Kamis (7/7/2022).

Pasca IPO, Saraswanti Indoland menargetkan marketing sales Rp100 miliar sepanjang 2022.

Di sisi lain, Perseroan optimis recurring income dari bisnis hotel melonjak 48% pada tahun 2022, yaitu sebesar Rp54,4 miliar di tahun 2021 menjadi Rp86,3 miliar pada 2022.

 BACA JUGA:Melantai di BEI, Saham Saraswanti Indoland (SWID) Naik 3%

"Marketing sales berasal dari proyek apartemen Tower Arjuna-Bima di Mataram City, Yogyakarta dan Villa Resort Banyu Bening," ungkap Direktur Pengembangan Bisnis dan Sekretaris Perusahaan SWID, Agung Cucun Setiawan dalam keterangan resminya, Kamis (7/7/2022).

Adapun untuk pendapatan Perseroan akan naik signifikan mulai tahun 2021 menjelang selesainya pembangunan apartemen dan rumah tapak Banyu Bening.

"Untuk mendukung misi, visi, rencana besar dan komitmen perseroan tersebut, Manajemen SWID mencanangkan 4 pilar strategi yang akan segera dijalankan, yaitu developing great leaders, delivering different products and services, efficient operations, diversification strategy," jelasnya.

Saraswanti Indoland melepas 340 juta saham atau setara 6,31% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan.

Adapun IPO ini SWID menawarkan di harga Rp200 per saham, sehingga dana yang akan dihimpun sebesar Rp68 miliar.

Secara bersamaan, SWID juga menerbitkan 340 juta Waran Seri I yang menyertai saham baru atau 6,74% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh.

Selama masa penawaran umum pada 1-5 Juli 2022, Perseroan mendapatkan kelebihan pemesanan (oversubscribed) sebanyak 22 kali dari jumlah saham yang ditawarkan atau senilai Rp1,49 triliun.

Perseroan menunjuk PT Shinhan Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam penawaran umum perdana ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini