Share

IPO, Agung Menjangan Bidik Dana Rp36 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 07 Juli 2022 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 278 2625436 ipo-agung-menjangan-bidik-dana-rp36-miliar-xS1BT8Vpi3.jpg Melantai di Bursa (Foto: Okezone)

JAKARTA – Minat perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal terus meningkat. Salah satunya yang bakal menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) adalah PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS).

Pada aksi korporasi tersebut, perseroan bakal melepas saham sebanyak-banyaknya 240 juta dengan nilai nominal Rp50 per saham atau 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Calon emiten penyedia jasa budidaya udang ini mematok harga IPO di kisaran Rp 100-150 sehingga dana yang diharapkan diraih sebanyak-banyaknya Rp36 miliar.

Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 336 juta waran seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak-banyaknya 35% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum perdana saham ini disampaikan.

Setiap pemegang lima saham baru perseroan berhak memperoleh tujuh waran seri I. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Indo Capital Sekuritas.

Saat ini pemegang saham perseroan adalah PT Mandara Mas Semesta sebanyak 99,77% dan Hartono Limmantoro 0,23%.

Nantinya, seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum perdana saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan sekitar 13,63 % untuk pembelian peralatan berupa satu buah mesin excavator PC-300 untuk melakukan pembersihan kotoran yang menumpuk dan pengerukan tanah dari pihak ketiga.

Kemudian sekitar 4,55% akan digunakan untuk pembelian peralatan berupa dua mobil dyna dump truck untuk pengangkutan hasil panen dan hasil pengerukan kotoran atau tanah dalam proses pasca-panendengan kapasitas 8-10 ton dari pihak ketiga.

Selanjutnya, sekitar 6,82% akan digunakan untuk pembelian peralatan berupa satu alat berat bulldozer tandem roller untuk pemerataan tanah dari pihak ketiga dan sekitar 75% untuk modal kerja dalam memenuhi kebutuhan operasional dan modal kerja perseroan di antaranya namun tak terbatas untuk biaya gaji dan tunjangan karyawan, keperluan kantor, biaya marketing, dan biaya operasional lainnya.

Sedangkan dana yang akan diperoleh dari hasil pelaksanaan waran seri I seluruhnya akan digunakan perseroan untuk modal kerja perseroan mencakup namun tidak terbatas untuk biaya gaji karyawan, biaya perawatan peralatan kerja, dan biaya operasional lainnya.

Perseroan melakukan kegiatan usaha jasa sarana produksi budidaya ikan air payau, dalam hal ini adalah udang, yang mencakup kegiatan persiapan dan pembuatan tambak, perawatan dan pengawasan tambak.

Selain itu, AMMS menyediakan jasa pascapanen budidaya ikan air payau yang mencakup kegiatan pemanenan dan persiapan pascapanen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini