Share

Strategi OJK Kejar Indeks Literasi Keuangan 90% di 2024

Viola Triamanda, Jurnalis · Kamis 07 Juli 2022 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 320 2625430 strategi-ojk-kejar-indeks-literasi-keuangan-90-di-2024-71nUvC4jC6.jpg Indeks Inklusi Keuangan ditargetkan capai 90% di 2024 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Peningkatan literasi keuangan konsumen sektor jasa keuangan tidak serta merta menjadi tugas regulator saja. Namun juga merupakan tugas bersama semua pihak, khususnya pelaku jasa keuangan itu sendiri.

Menurutnya pelaksanaan program edukasi keuangan juga merupakan wujud sinergi antara seluruh pemangku kepentingan yang dilakukan secara sistematis, terstruktur, dan berkesinambungan.

“Untuk ke depannya, OJK akan menerbitkan lagi ketentuan terkait pelaksanaan program literasi keuangan untuk mendukung pencapaian target Pemerintah atas Indeks Inklusi Keuangan sebesar 90% pada tahun 2024,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Kamis (7/7/2022).

Dia juga mengatakan bahwa kegiatan peningkatan Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan wajib dilakukan setiap tahun oleh pelaku jasa keuangan dan terpisah dari kegiatan marketing serta wajib untuk dilaporkan kepada regulator.

Wimboh Santoso melanjutkan program Edukasi Keuangan yang dilakukan tidak hanya mencakup karakteristik serta manfaat produk dan/atau layanan keuangan namun juga mencakup risiko, cara mengakses dan penanganan pengaduan dan penyelesaian sengketa.

“Hal ini untuk mencapai tujuan perlindungan konsumen yang tidak hanya meningkatkan literasi namun juga bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,“ jelasnya.

Sementara itu, seluruh Direktur Utama Lembaga Jasa Keuangan di Indonesia, dan seluruh konsumen sektor jasa keuangan sudah berkomitmen meningkatkan perlindungan konsumen serta meningkatkan literasi masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan.

“Sebagai salah satu bentuk komitmen bersama tersebut, kami juga meresmikan sebanyak 54 mobil SIMOLEK (Si Mobil Literasi dan Edukasi Konsumen) yang akan dipergunakan untuk pelaksanaan berbagai program edukasi dan literasi keuangan di seluruh wilayah Indonesia termasuk daerah terluar di Indonesia,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini