Share

UMKM Naik Kelas Bisa Ciptakan Banyak Lapangan Kerja

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Sabtu 09 Juli 2022 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 09 455 2626697 umkm-naik-kelas-bisa-ciptakan-banyak-lapangan-kerja-DoHyIfT8Km.jpg Menparekraf Dorong UMKM Naik Kelas. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan UMKM naik kelas bisa melalui digitalisasi. 

Sandiaga pun menyampaikan kolaborasi bisa dilakukan UMKM melalui program #BangkitBersama dari Kemenpar dengan GoTo yang diusung oleh Gojek dan Poltekpar Palembang. 

Kolaborasi ini sebagai dorongan untuk peningkatan kualitas UMKM melalui digitalisasi.

"Kami ingin bersama-sama menbangkitkan sektor ekonomi, tapi gak bisa pemerintah sendiri, harus gabung juga dengan UMKM dan juga instusi pendidikan," kata Sandiaga, Sabtu (8/7/2022).

Baca Juga: 52% Perusahaan Besar Bangkrut Akibat Digitalisasi

Sandiaga berharap, melalui kerjasama ini para pelaku UMKM dapat mengembangkan bisnisnya dengan dukungan inovasi teknologi yang disediakan GoTo. 

"UMKM kuliner ini kita harapkan bisa menghadirkan sebuah dorongan terhadap lapangan usaha dan penciptaan lapangan kerja," ujar Sandiaga.

Baca Juga: Penjualan Anjlok, Perusahaan Kosmetik Revlon Bangkrut?

Semetara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia yang juga Chairman B20 Indonesia, Arsjad Rasjid mengungkapkan dunia telah berubah karena disrupsi teknologi. Sekitar 52% perusahaan pun bankrut atau diakuisisi karena tidak bisa mengikuti tren digitalisasi.

Arsjad mengatakan, hal ini juga terjadi di Indonesia tapi bukan kepada perusahaan besar. UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia terkena dampak besar digitalisasi.

Terdapat 64,2 juta UMKM, yang berkontribusi 61% terhadap PDB atau lebih dari Rp8,5 triliun serta menyediakan lapangan kerja bagi 97% angkatan kerja.

“Pandemi Covid-19 melumpuhkan hampir 80-90% UMKM terutama saat PPKM. Namun di sisi lain, pandemi ini menjadi berkah tersendiri bagi sebagian UMKM terutama yang berhasil bertransisi ke e-commerce atau mengadopsi penjualan secara digital,” kata Arsjad.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini