Share

4 Fakta Kenaikan Tarif Listrik, Cek Daftar Tagihan per 11 Juli 2022

Feby Novalius, Okezone · Senin 11 Juli 2022 11:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 11 320 2627356 4-fakta-kenaikan-tarif-listrik-cek-daftar-tagihan-per-11-juli-2022-aFsEpFdIkg.jpg Tarif Listrik Naik. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Tarif listrik golongan rumah tangga non subsidi naik. Di antaranya golongan 3.500 VA ke atas.

Sebenarnya ada 5 golongan yang alami kenaikan di bulan ini. Tiga di antaranya untuk kantor pemerintah.

Baca Juga: PLN Tegas Tarif Listrik Tidak Naik Hari Ini!

Okezone merangkum fakta-fakta menarik terkait daftar tarif listrik per 11 Juli 2022:

 Daftar Tarif Listrik Terbaru

- R2: 3.500 VA - 5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh

- R3: 6.600 VA ke atas: Rp 1.699,53 per kWh

- P1: 6.600 VA - 200 KVA: Rp 1.699,53 per kWh

Baca Juga: Vaksin Booster Syarat ke Mal dan Kantor, Berlaku Kapan?

- P2: 200 KVA ke atas: 1.522,88 per kWh

- P.3/TR : 16.99,53 per kWh

2. PLN Klaim Tidak Ada Kenaikan

Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN), Darmawan Prasodjo menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik. Yang ada hanya pemerintah melakukan koreksi kebijakan atas realokasi bantuan.

"Jadi pemerintah kemarin melakukan koreksi. Sebenarnya itu bukan kenaikan tarif listrik, tapi memberlakukan automatic tarif adjusment bagi keluarga yang mampu, yaitu di atas 3.500 VA," kata Darmawan.

3. Alasan Listrik 3.500 VA Naik

PLN mendukung keputusan pemerintah yang melakukan realokasi agar pemberian bantuan bisa lebih tepat sasaran.

"Kami juga akan mendukung dalam pemberian bantuan agar semakin tepat sasaran. Sehingga APBN bisa dialkokasikan lebih luas asas manfaatya dan berkeadilan sosial," ujarnya.

4. Tarif Listrik Tidak Naik 5 Tahun Terakhir

Dia menyampaikan, selama lima tahun terakhir PLN tidak pernah melakukan kenaikan tarif listrik untuk semua golongan.

 "Sejak tahun 2017, tidak pernah ada kenaikan tarif listrik untuk semua golongan. Dan dalam proses itu, pemerintah telah menggelontorkan subsidi listrik sebesar Rp243 triliun dan kompensasi sebesar Rp94,17 triliun, ini selama lima tahun ke belakang," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini