Share

Proyek Strategis Nasional, Bendungan Semantok Segera Rampung

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Minggu 17 Juli 2022 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 17 470 2630962 proyek-strategis-nasional-bendungan-semantok-segera-rampung-ly2J6uuqQu.png Proyek Bendungan di Indonesia. (Foto: Okezone.com/Setpres)

JAKARTA - Konstruksi Bendungan Semantok mencapai 95,87% untuk semua paket pekerjaan. Pengerjaan ini lebih cepat 5 bulan dari jadwal yang ditetapkan.

Pembangunan Bendungan Semantok yang digarap oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR diwujudkan melalui dua paket pekerjaan. Paket 2 dilaksanakan oleh PT Hutama Karya (Persero), PT Bangun Nusa dan berkolaborasi dengan PT Brantas Abipraya (Persero) dan Pelita.

Adapun nilai kontrak pembangunan Bendungan Semantok untuk Paket 2 dan Paket 4 yang ditangani Hutama Karya sebesar Rp1,17 triliun.

Baca Juga: Pembangunan 9 Bendungan Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Pekerjaan konstruksi bendungan ini dimulai sejak Desember 2017 dan dibangun untuk kebutuhan irigasi persawahan seluas 1.900 Ha. Diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian daerah sekitar, menumbuhkan ekosistem bisnis baru, meningkatkan pariwisata serta menciptakan green environment.

"Setelah mendapatkan izin penggenangan melalui sidang pleno Komisi Keamanan Bendungan pada 28 Juni lalu, telah dilaksanakan seremoni impounding atau penggenangan awal Bendungan Semantok," ungkap Direktur Operasi I Hutama Karya, Gunadi, dikutip Minggu (17/7/2022).

Dia mencatat, Bendungan ini selain untuk kebutuhan irigasi persawahan, juga dapat mengurangi risiko banjir di kawasan hilir Sungai Semantok, menumbuhkan ekosistem bisnis baru, meningkatkan pariwisata serta menciptakan green environment.

Baca Juga: Pembangunan Bendungan Meninting Lombok Selesai 2023, Ini Manfaatnya

Salah satu keunggulan dalam pembangunan bendungan ini adalah pemanfaatan konstruksi digital melalui penerapan Building Information Modelling (BIM) yang telah memenuhi Standar Manajemen Informasi berbasis ISO 19650 yang mendukung monitoring & controlling pelaksanaan konstruksi.

Hutama Karya menargetkan penyelesaian pembangunan Bendungan Semantok tepat waktu, tepat biaya dan tepat mutu. “Dengan penyelesaian melebihi target awal merupakan hal yang patut disyukuri, ditambah dengan Bendungan Semantok ini disebut sebagai yang terpanjang di kawasan Asia Tenggara karena memiliki panjang puncak / mercu bendungan yakni 3.100 meter atau 3,1 km,” kata Gunadi.

Untuk diketahui impounding atau penggenangan awal bendungan merupakan prosesi awal penggenangan bendungan yang dilakukan karena pembangunan telah mencapai lebih dari 90%. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan krusial dalam pembangunan bendungan karena harus dilakukan dengan perhitungan waktu pelaksanaan yang tepat.

Apabila terlalu lambat maka dapat menyebabkan kekeringan di daerah hilir, dan sebaliknya apabila terlalu cepat dapat mengakibatkan kerusakan pada bendungan tersebut.

Bendungan Semantok merupakan proyek salah satu Proyek Strategis Nasional yang berlokasi di Nganjuk. Bendungan Semantok menambah daftar bendungan yang berada di Jawa Timur antara lain Bendungan Bendo di Ponorogo, Bendungan Gongseng di Bojonegoro yang juga merupakan proyek yang dibangun oleh Hutama Karya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini