Share

Menteri Basuki: SPAM di Labuan Bajo Bukan Hanya untuk Wisatawan

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Sabtu 23 Juli 2022 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 23 470 2635003 menteri-basuki-spam-di-labuan-bajo-bukan-hanya-untuk-wisatawan-CJ04mxiEg8.jpg SPAM Wae Mese II (Foto: PUPR)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Wae Mese II. Proyek yang berlokasi di kawasan pariwisata Labuan Bajo, Nusantara Tenggara Timur ini bernilai kontrak Rp105 miliar.

Adapun lingkup pekerjaan meliputi pembangunan intake air baku, jaringan perpipaan transmisi air baku, sistem pengolahan air bersih dan reservoir distribusi. Proyek ini dikerjakan pada November 2020 sampai awal 2022 dikerjakan oleh kontraktor PT Amarta Karya.

SPAM Wae Mese II dibangun dengan kapasitas 100 liter/detik. SPAM Wae Mese II melengkapi SPAM Wae Mese yang sebelumnya telah dibangun dengan kapasitas 40 liter/detik.

Menteri Basuki mengatakan, pembangunan di Labuan Bajo dilakukan secara terpadu bukan hanya untuk meningkatkan pariwisata tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat.

"Dibangunnya Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium pasti membuat kebutuhan air meningkat. Bukan hanya untuk turis, tetapi bagi masyarakat juga," kata Menteri Basuki dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (22/7/2022).

Menteri Basuki berharap dengan sibangunnya SPAM Wae Mese II ini akan memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 40 ribu penduduk Labuan Bajo atau 70% dari total penduduk.

Sumber air berasal dari Sungai Wae Mese dan akan dialirkan ke Reservoir Wae Mata yang berkapasitas 2.000 m3 untuk melayani lima reservoir, yaitu Reservoar Bappeda, Golokoe, Firdaus, Gua Cermin dan DPRD.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini