Share

Ada Konflik Pertanahan, Menteri ATR Pastikan Suku Anak Dalam Tak Dirugikan

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Minggu 24 Juli 2022 06:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 24 470 2635218 ada-konflik-pertanahan-menteri-atr-pastikan-suku-anak-dalam-tak-dirugikan-Bg2NmsUQ3O.JPG Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menjamin bahwa penyelesaian konflik pertanahan Suku Anak Dalam (SAD) 113 dan perusahaan tidak merugikan masyarakat adat.

Menteri Hadi mengatakan bahwa saat ini telah melakukan pertemuan antar masyarakat adat, perusahaan dan aparatur penegak hukum untuk mencari solusi atas permasalahan yang selama ini terjadi.

Dari hasil pertemuan tersebut, masyarakat SAD 113 sepakat menerima lahan yang disediakan di area Koperasi Perkebunan Karya Maju (KPKM) yang bekerja sama dengan PT Berkah Sapta Palma (BSP).

 BACA JUGA:Menteri ATR Turun Tangan Atasi Konflik Pertanahan Suku Anak Dalam

Dia menjelaskan mulai akhir Agustus 2022 suku anak dalam sudah bisa menempati lahan yang selama ini berkonflik dengan perusahaan untuk digunakan sebagai lahan yang produktkif.

"Sudah ditemukan kesepakatan bahwa sampai dengan 30 Agustus ini keinginan masyarakat SAD untuk menempati lahan 750 hektare bisa dipenuhi," ujar Hadi Tjahjanto pada pernyataan tertulisnya, Sabtu (23/7/2022).

Dia juga berharap kelompok masyarakat SAD 113 bersedia menjaga kondusifitas di lokasi sampai proses penyelesaian yang telah disepakati terwujud.

Menurutnya, pengamanan akan dibantu oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah (Kapolda) dan Komandan Resor Militer (Danrem).

Kemudian diawasi oleh gubernur dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi.

Melalui penyelesaian konflik pertanahan ini, dia ingin masyarakat bisa segera produktif dan sejahtera.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini