Share

7 Bumbu Dapur Termahal di Dunia, Nomor 1 Bikin Nangis Para Ibu

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Selasa 02 Agustus 2022 08:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 02 622 2640382 7-bumbu-dapur-termahal-di-dunia-nomor-1-bikin-nangis-para-ibu-EhIo9cvfwT.jpeg Bumbu Dapur Termahal (Foto: Boldsky)

JAKARTA - Sebanyak 7 bumbu dapur termahal di dunia yang harganya fantastis.Masakan lezat tanpa menggunakan bumbu dan rempah memang adalah hal mustahil. Peran bumbu dan rempah memang sangat penting untuk menghasilkan rasa masakan yang sedap dan lezat. Oleh karenanya ada beberapa rempah yang tetap jadi buruan meskipun harganya bikin kantung jebol.

Rempah seperti kayu manis, kapulaga, cengkeh, vanila dan saffron memang bisa dengan mudah ditemui di pasaran tapi siapa sangka harganya yang selangit tak menyurutkan niat pembelinya

Dilansir dari Chefspencil, berikut ini 7 bumbu termahal di dunia yang harganya selangit: 
1. Saffron
Saffron menjadi bumbu dapur yang hingga kini masih sangat mahal. Sebab, safron yang halus perlu diekstraksi dengan hati-hati dari bunga crocus sativus, yang hanya mekar dua kali setahun. 
Sekitar 250.000 bunga diperlukan untuk menghasilkan hanya satu kilo, dan mengumpulkannya membutuhkan waktu hingga 600 jam kerja manual. Tak heran harga per pon (454 gram) dibanderol 1.000-5.000 dollar AS atau setara dengan Rp14,8-741 juta.
Saffron kerap dijadikan tambahan untuk hidangan tradisional India, Timur Tengah, Afrika Utara, dan Eropa. Tentunya harga ini membuat dompet para ibu menangis dikarenakan mahal.
2.Serbuk Sari Adas
Setiap bagian dari tanaman adas digunakan dalam masakan di seluruh dunia. Umbi, dengan rasa manis ini kerap kali digunakan, baik mentah atau dimasak. Namun, ternyata bagian tanaman satu ini yang paling dihargai adalah serbuk sari, sebab memiliki rasa yang otentik dan kerap digunakan sebagai tambahan ke berbagai hidangan.
Hanya saja karena langka dan proses panen yang lama, membuat bumbu dapur satu ini memiliki harga yang mahal. Per ons-nya dibanderol 30 dolar AS atau setara dengan Rp444 ribu.
3. Biji Vanila
Vanila sintetis adalah salah satu perasa makanan paling umum digunakan di dunia. Bumbu satu ini ditemukan dalam beragam makanan, baik untuk kue maupun minuman. 
Hanya saja, bumbu yang diproduksi secara massal ini tidak memiliki kemiripan dengan aroma dan rasa yang kaya dari tumbuhan vanila yang asli. Di pulau asalnya, Madagaskar, bumbu dapur ini memiliki harga yang cukup melambung sebab termasuk tanaman langka. 
Tak heran, vanila alami dapat berharga lebih dari 20 dolar AS atau setara dengan Rp296 ribu per ons atau 6 hingga 8 polong. Namun, 
4.Cengkeh
Rempah yang satu ini banyak dilirik orang karena aroma dan rasanya yang khas. Harga cengkeh sangat tinggi karena tanaman ini tidak bisa tumbuh di banyak daerah. Bagian tanaman yang diambil dan dimanfaatkan adalah bagian bunganya yang kemudian dikeringkan sebelum digunakan. Cengkeh banyak tumbuh di Indonesia, Zanzibar, India, Madagaskar, Pakistan dan Srilanka. Rempah paling populer di Indonesia ini berkilonya dibanderol Rp 315 ribu.

Dilansir dari Chefspencil, berikut ini 7 bumbu termahal di dunia yang harganya selangit: 
1. Saffron

Saffron menjadi bumbu dapur yang hingga kini masih sangat mahal. Sebab, safron yang halus perlu diekstraksi dengan hati-hati dari bunga crocus sativus, yang hanya mekar dua kali setahun. Sekitar 250.000 bunga diperlukan untuk menghasilkan hanya satu kilo, dan mengumpulkannya membutuhkan waktu hingga 600 jam kerja manual. Tak heran harga per pon (454 gram) dibanderol 1.000-5.000 dollar AS atau setara dengan Rp14,8-741 juta.Saffron kerap dijadikan tambahan untuk hidangan tradisional India, Timur Tengah, Afrika Utara, dan Eropa. Tentunya harga ini membuat dompet para ibu menangis dikarenakan mahal.
2.Serbuk Sari Adas

Setiap bagian dari tanaman adas digunakan dalam masakan di seluruh dunia. Umbi, dengan rasa manis ini kerap kali digunakan, baik mentah atau dimasak. Namun, ternyata bagian tanaman satu ini yang paling dihargai adalah serbuk sari, sebab memiliki rasa yang otentik dan kerap digunakan sebagai tambahan ke berbagai hidangan.Hanya saja karena langka dan proses panen yang lama, membuat bumbu dapur satu ini memiliki harga yang mahal. Per ons-nya dibanderol 30 dolar AS atau setara dengan Rp444 ribu.

3. Biji Vanila

Vanila sintetis adalah salah satu perasa makanan paling umum digunakan di dunia. Bumbu satu ini ditemukan dalam beragam makanan, baik untuk kue maupun minuman. Hanya saja, bumbu yang diproduksi secara massal ini tidak memiliki kemiripan dengan aroma dan rasa yang kaya dari tumbuhan vanila yang asli. 

4.Cengkeh
Rempah yang satu ini banyak dilirik orang karena aroma dan rasanya yang khas. Harga cengkeh sangat tinggi karena tanaman ini tidak bisa tumbuh di banyak daerah. Bagian tanaman yang diambil dan dimanfaatkan adalah bagian bunganya yang kemudian dikeringkan sebelum digunakan. Cengkeh banyak tumbuh di Indonesia, Zanzibar, India, Madagaskar, Pakistan dan Srilanka. Rempah paling populer di Indonesia ini berkilonya dibanderol Rp 315 ribu.

Di pulau asalnya, Madagaskar, bumbu dapur ini memiliki harga yang cukup melambung sebab termasuk tanaman langka. Tak heran, vanila alami dapat berharga lebih dari 20 dolar AS atau setara dengan Rp296 ribu per ons atau 6 hingga 8 polong. 

4.Cengkeh
Rempah yang satu ini banyak dilirik orang karena aroma dan rasanya yang khas. Harga cengkeh sangat tinggi karena tanaman ini tidak bisa tumbuh di banyak daerah. Bagian tanaman yang diambil dan dimanfaatkan adalah bagian bunganya yang kemudian dikeringkan sebelum digunakan. Cengkeh banyak tumbuh di Indonesia, Zanzibar, India, Madagaskar, Pakistan dan Srilanka. Rempah paling populer di Indonesia ini berkilonya dibanderol Rp 315 ribu.

5.Lada Panjang

Lada panjang atau cabai jawa termasuk keluarga Piperaceae yang memiliki rasa seperti adas manis, kayu manis, dan pala, dengan aroma dan gigitan yang halus. Lada panjang secara tradisional hanya ditanam di India dan Indonesia, meski popularitasnya jauh melampaui tak seperti lada pada umumnya, bumbu ini dibanderol 5 dollar AS per ons.

6.Kapulaga

Biji cardamom atau kapulaga banyak digunakan dalam pengolahan masakan India. Rasa rempah ini unik karena memiliki ciri khas pedas seperti lada namun aromanya kuat dan unik. Kapulaga banyak tumbuh di India dan Guatemala jadi tak heran masakan dari dua negara ini banyak menggunakan kapulaga. Harga kapulaga di pasar internasional mencapai Rp 879 ribu per kilogram

7. Daun jeruk purut

Siapa yang menyangka tanaman yang banyak digunakan di Asia Tenggara ini harganya cukup fantastis. Daun ini digunakan untuk menambahkan rasa ke berbagai hidangan, termasuk kari dan tumis, hidangan nasi, dan sup.

Tidak mudah untuk memanen daun-daun ini, yang harus dipetik dengan tangan dari cabang-cabang kusut yang ditutupi dengan duri-duri ganas. Sehingga tak heran bumbu dapur satu ini dibanderol dengan harga sekitar 35 dollar AS atau setara dengan Rp519 ribu per pon.

Demikian daftar 7 bumbu dapur termahal di dunia yang ternyata banyak ditemukan di kehidupan sehari-hari.

(RIN)

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini