Share

Proyek Terowongan MRT Bundaran HI-Kota, Patung Kuda di Monas Bagaimana?

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Rabu 03 Agustus 2022 19:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 470 2641551 proyek-terowongan-mrt-bundaran-hi-kota-patung-kuda-di-monas-bagaimana-OEOC4VmGXZ.jpeg Pembangunan MRT Jakarta (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pembangunan MRT Fase 2A Bundaran HI - Kota tidak akan mengganggu patung kuda di Monas. Patung kuda atau Patung Arjuna Wijaya atau patung kuda yang berada di antara Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka.

Seperti diketahui pada proyek pembangunan MRT Fase 2A, dilakukan sepanjang jalan MH Thamrin yang bakal menembus jalan Medan Merdeka Barat menuju ke arah Stasiun Kota.

"Untuk proyek pembangunan MRT Fase 2A BHI - Kota tidak ada penggeseran patung kuda, konfirmasi dari tim konstruksi kami," ujar Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Rendi Alhial kepada MNC Portal, Rabu (3/8/2022).

Namun demikian jika melihat peta konstruksi yang bakal dibangun memang pembangunan terowongan MRT Fase 2A berhadapan persis dengan patung kuda, namun demikian Rendi mengatakan bakal ada sedikit pembelokan jalur.

"Agak belok mendekati dan susuri pinggir Monas mas, susuri pedestrian barat Monas saja," sambungnya.

Pembangunan Fase 2A MRT Jakarta terdiri dari dua tahap, yaitu tahap pertama fase 2A yang meliputi jalur utama sepanjang sekitar 5,8 kilometer dengan enam stasiun bawah tanah (Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok) dan satu stasiun at grade (Kota).

Paket kontrak pembangunan jalur utama tersebut terdiri dari CP201 (dua terowongan dari Bundaran HI—Harmoni, Stasiun Thamrin, dan Stasiun Monas), CP202+CP 205A (Stasiun Harmoni, dua terowongan hingga Stasiun Sawah Besar, Stasiun Sawah Besar, dua terowongan hingga Stasiun Mangga Besar, Stasiun Mangga Besar, dan sistem perkeretaapian (railway systems) serta rel (trackwork).

Selain itu juga dibangun CP203+CP205B (dua terowongan hingga Stasiun Glodok, Stasiun Glodok, dua terowongan hingga Stasiun Kota, Stasiun Kota, dan sistem perkeretaapian serta rel). Dalam fase 2A ini juga dilakukan penyediaan CP 206 kereta (rolling stock).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini