Share

10 Perusahaan Korsel Merapat ke Indonesia, Bawa Duit hingga Rp100,69 Triliun

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 320 2642566 10-perusahaan-korsel-merapat-ke-indonesia-bawa-duit-hingga-rp100-69-triliun-Iw2nMaRVbn.JPG 10 perusahaan Korea Selatan bakal investasi ke RI. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Deputi Bidang Promosi dan Penanaman Modal, kementerian Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Nurul Ichwan mengatakan dari kunjungan Presiden ke Korea Selatan beberapa minggu lalu, setidaknya berhasil membawa 10 perusahaan besar asal negeri ginseng itu untuk melakukan investasi di Indonesia.

"Di Korea Selatan, juga ada 10 Perushaan, dari total yang bisa kita tarik itu sebesar USD6,72 miliar atau setara Rp100,69 triliun, perusahaan-perushaan ini juga memiliki teknologi," ujar Nurul Ichwan dalam diskusi virtual, Jumat (5/8/2022).

Pertama Posco, perusahaan yang dipimpin oleh Kim Hag-dong itu minat untuk melakukan pengembangan investasi untuk produksi baja untuk kendaraan/mobil listrik dan perluasan untuk produk eksisting.

 BACA JUGA:Korsel Investasi Rp142 Triliun, Garap Nikel di Halmahera

Nilai investasi perusahan tersebut sebesar USD3,5 miliar yang bakal digarap di Cilegon.

Lotte Chemical, perusahaan tersebut bakal membangun line project untuk membangun kompleks petrokimia dengan nilai investasi sebesar USD3,95 miliar yang saat ini sedang tahap konstruksi.

Perushaan yang di pimpin oleh Kim Gyo-hyun itu juga bakal membangun di Cilegon, Banten.

Perusahaan LG Group, minat melakukan investasi dalam pembuangan pabrik baterai kendraan listrik dengan nilai investasi USD9,8 miliar, saat ini sedang tahap Konstruksi yang berlokasi di KIT (Kawasan Industri Terpadu) Batang.

Perusahaan CJ group, minat melakukan investasi untuk perluasan bioproduk baru (bahan kimia dan plastik berbasis bio) dengan nilai investasi USD1 miliar di Pasuruan, Jawa Timur.

Perusahaan KCC Glass yang dipimpin oleh Mong-iK Chung juga minat melakukan investasi di sektor manufaktur pabrik kaca gelas terpadu dengan nilai investasi USD350 juta yang berlokasi di KIT Batang.

Selanjutnya ada perushaan LS Group yang bakal melakukan investasi di sektor manufaktur kabel listrik dan telekomunikasi dengan nilai investasi USD112 juta yang saat ini sedang tahap konstruksi di Karawang.

LX Holdings, perushaannya yang dipimpin oleh Roh Jin-Seo ini bakal membangun pembangkit listrik energi terbarukan (Hydro, Biodisel, dan solar) dengan nilai investasi sebesar USD1,05 miliar.

Rencananya proyek ini bakal dibangun di Sumatera Bagian Utara, Jawa Barat, dan Kalimantan Timur.

Perusahaan Taekwang yang dipimpin oleh Park Joo-Hwan juga bakal melakukan investasi dalam pembangunan pabrik sepatu olahraga dengan nilai investasi USD550 juta, yang bakal dibangun di Sragen, Cirebon, dan Subang.

Perusahaan GS E&C, rencananya bakal membangun infrastruktur dak kosntruksi Light Rail Transit (LRT) dengan total nilai USD570 juta yang bakal dibangun di Bali.

Terkahir Samsung Electronics, bakal membangun pabrik telepon seluler (smartphone) dengan nilai investasi USD50 juta. Perusahaan yang dipimpin oleh Roh Tae-moon itu bakal membangun pabrik di Cikarang.

"Presiden menekankan, bahwa setiap kunjungan keluar negeri itu harus mendapatkan hasil Investasi, jadi bukan hanya kegiatan bilateral dan multilateral saja, tapi juga harus memberikan fondasi bagi penguatan dan percepatan investasi dan bisnis," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini